alexametrics

4 Warga Batang Positif COVID-19, dari Klaster Pasar-RSUD Kalisari

loading...
4 Warga Batang Positif COVID-19, dari Klaster Pasar-RSUD Kalisari
Bupati Batang Wihaji saat pengecekan tempat wisata Taman Safari Jateng Batang Dholpin Center Batang. FOTO : Istimewa
A+ A-
PEKALONGAN - Kasus positif COVID-19 di Kabupaten Batang kurvanya tidak mengalami penurunan, malah justru cenderung naik pasca Lebaran.

Apalagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang minggu depan mulai melaksanakan uji coba new normal atau tatanan hidup baru di tengah pandemi COVID-19.

"4 orang positif COVID-19 merupakan orang tanpa gejala (OTG), 2 orang dari klaster Pasar Kecamatan Blado, 1 orang tukang ojek Kecamatan Pecalungan, dan 1 orang tenaga medis di RSUD Kalisari Batang," ungkap Bupati Batang Wihaji saat konferensi pers, Selasa (2/6/2020).

Penambahan kasus tidak menjadi sebuah masalah, lanjut dia, karena kita akan bersahabat dengan COVID-19 dengan tatana hidup baru sesui protokol kesehatan, dan berdasarkan data banyak kasus positif sembuh.



"Positif COVID-19 menjadi hal biasa, seperti sakit lainya, terpenting kita rawat dan isolasi, Kalau kita seperti ini terus perekonomian akan lumpuh," tandasnya.

Penambahan kasus semuanya hasil tracking kasus positif sebelumnya, seperti satu perawat RSUD Kalisari Batang merupakan anak dari pedagang pasar Blado yang dinyatakan kedua orang tuanya positif covid-19.



"Dari penabahan 4 orang semuanya OTG, dan menjalani isolasi di RSUD Kalisari Batang," terang bupati.(Baca juga : Kepala Dinas, Camat dan Sekcam di Semarang Terpapar Corona)

"Kasus usai lebaran tercatat adanya penambahan 12 kasus baru, sehingga total kumulatif kasus positif Covid-19 mencapai 39, dengan rincian 15 orang dinyatakan sembuh, dan 1 orang meninggal dunia, dirawat 23 orang," sebutnya
(nun)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak