Badai Matahari Landa Jawa Barat pada 27 September, Penyebab Listrik Pantura Padam?

Minggu, 10 Oktober 2021 - 11:24 WIB
loading...
A A A
"Pada tanggal 27 September tidak ada aktivitas solar flare yang tercatat, sehingga kemungkinan aktivitas magnetik yang tercatat di Stasiun Pelabuhan Ratu pada waktu tersebut akibat noise pada data proton magnetometer," jelas dia.

BMKG sendiri menyebut, aktivitas badai matahari atau gangguan medan magnet bumi pada September 2021 terjadi pada tanggal 23 September 2021 dengan index 2,25.

Menurut dia, gangguan pada tanggal 23 September 2021 disebabkan oleh aktivitas solar flare yang merupakan suatu kejadian ledakan energi elektromagnetik yang terjadi secara tiba-tiba di atmosfer matahari disertai pelepasan energi yang kuat. Peristiwa itu dapat mempengaruhi ionosfer bumi dan dapat menyebabkan terputusnya komunikasi radio dan satelit. Baca: Avanza Tabrak Truk Tronton di Pidie Jaya, 3 Tewas 2 Bocah Terluka.

"Spaceweather melalui websitenya merilis bahwa pada tanggal 23 September terjadi aktivitas Matahari berupa solar flare. Solar Flare ini dilepaskan oleh Sunspot AR2871 dengan kekuatan sebesar M2.8-class flare," sebutnya.

"M class flare dapat menyebabkan terputusnya komunikasi radio di daerah kutub bumi. Adapun untuk daerah ekuator seperti Indonesia, solar flare ini tidak menimbulkan dampak apa pun," tambahnya.

Diketahui, PT PLN mencatat padamnya listrik di wilayah Pantura mulai dari Karawang, Indramayu, hingga Cirebon, pada Senin (27/9/2021) sore.
Tercatat ada sekitar 25 gardu yang mengalami padam mendadak. Puluhan gardu tersebut mulai padam pada pukul 17.53 WIB. Akibatnya, pasokan lisitirk ke wilayah Kawarang dan Cirebon sempat mati. Baca Juga: Wanita Berdaster Tewas Membusuk dengan 7 Luka Sabetan Senjata Tajam.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Rekomendasi
Lelah Terus Dihina,...
Lelah Terus Dihina, Elly Sugigi Rela Habiskan Rp100 Juta untuk Oplas Hidung dan Mata
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
Berita Terkini
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Infografis
Penampakan Harimau Jawa...
Penampakan Harimau Jawa setelah Dinyatakan Punah pada 1980
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved