alexametrics

Keberangkatan Ditunda, 3.063 Jamaah Haji di DIY Simpan Seragam Haji

loading...
Keberangkatan Ditunda, 3.063 Jamaah Haji di DIY Simpan Seragam Haji
Pemerintah membatalkan pemberangkatan jemaah haji tahun ini. Foto/Ilustrasi/Dok. SINDOnews
A+ A-
YOGYAKARTA - Menteri Agama secara resmi mengumumkan penundaan keberangkatan jamaah haji Indonesia tahun ini. Kebijakan ini langsung ditindaklanjuti Kantor wilayah Kementrian Agama (Kemenag) DIY yang sudah memiliki 3.147 jamaah haji yang siap diberangkatkan.

Kasubbag Umum dan Humas Kemenag DIY, Ahmad Fauzi mengatakan, upaya pembinaan calon jamaah haji di masa pandemi juga sudah dilakukan. Di antaranya dengan manasik haji dengan cara online atau daring. Namun demikian karena memang situasi tidak memungkinkan, maka pihaknya memberikan sosialisasi juga kepada jamaah karena ibadah haji harus ditunda.

"Yang akan diberangkatkan sebenarnya ada 3147 jamaah haji, termasuk 27 petugas daerah dan 4 pembimbing Kelompok Bimbingan Haji dan Umroh (KBIHU). Semua ditunda," terangnya kepada SINDOnews, Selasa (2/6/2020).



Dijelaskannya dari jumlah tersebut dilaporkan 3. 063 jamaah yang sudah melunasi pembayaran haji. Dengan demikian mereka sudah menerima seragam haji yang sedianya akan dipakai untuk ibadah haji tahun ini.

"Jadi mereka yang sudah lunas langsung menerima seragam. Jadi ya seragam disimpan dan digunakan tahun depan menunggu situasi membaik," ujarnya.(Baca juga : Pemerintah Indonesia Tak Berangkatkan Jamaah Haji Tahun Ini)

Saat ini pihaknya juga meminta kantor Kemenag masing-masing Kabupaten kota untuk melalukan sosialisasi kepada semua calon jamaah haji.

Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul, Arif Gunadi mengatakan, untuk Gunungkidul akan memberangkatkan 392 jamaah haji. Dari jumlah tersebut 90,8 persen sudah melakukan pelunasan.

"Kami sebenarnya sudah menyampaikan kemungkinan penundaan. Dan semua jamaah Insya Allah memahami karena memang tidak hanya di Yogyakarta namun Indonesia bahkan mungkin semua negara," katanya.

Saat ini semua petugas langsung diminta melakukan sosialisasi dengan jelas. Terutama bagi jamaah haji yang sudah usia lanjut sehingga kebijakan Menteri Agama bisa tersampaikan dengan baik.

"Saat ini belum ada informasi yang mengeluhkan atau shock dengan keputusan ini karena semangat beribadah yang tinggi sehingga semua menerima dan berdoa agar situasi membaik," pungkasnya.(Baca juga : Haji 2020 Dibatalkan, Pengelola Asrama Haji Donohudan Tunggu Instruksi)
(nun)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak