Siswa Nias Utara Bertaruh Nyawa Bergelantungan di Jembatan Gantung, BBPJN Gerak Cepat Memperbaiki
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 21:55 WIB
loading...
A
A
A
Selain memperbaiki secara darurat, Rasidi juga menuturkan bahwa Senin (4/10/2021) depan, tim dari Kementerian PUPR akan ke Nias, untuk melakukan survei ulang jembatan tersebut, dan melakukan pengecekan komponen komponen yang rusak sehingga dapat didatang dari Jakarta.
"Untuk jangka panjangnya, minggu depan Tim Kementerian PUPR akan mendata ulang apa-apa aja komponen yang rusak maupun hanyut terbawa banjir, sehingga dapat didatangkan dari Jakarta, dan nantinya dapat diperbaiki ulang secara permanen dalam waktu dekat ini," tuturnya.
Baca juga: Minibus Merah Ditumpangi 2 Wanita Terjun Dari Tol Tangerang Merak, 1 Tewas
Rasidi berharap agar masyarakat mendukung kegiatan yang akan dilakukan oleh Balai dalam memperbaiki ulang jembatan gantung tersebut. "Kita Tidak akan lepas tangan dalam penangannya, bahkan Bina Marga Pusat tetap mengutamakan hal-hal yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat," tandasnya.
Pada dini hari Rabu (29/9/2021) telah terjadi banjir besar di Sungai Muzoi, yang mengakibatkan jembatan rusak berat dan tidak bisa lagi dipergunakan, sehingga para pelajar nekat melintasi jembatan tersebut meski dapat menelan korban jiwa.
"Untuk jangka panjangnya, minggu depan Tim Kementerian PUPR akan mendata ulang apa-apa aja komponen yang rusak maupun hanyut terbawa banjir, sehingga dapat didatangkan dari Jakarta, dan nantinya dapat diperbaiki ulang secara permanen dalam waktu dekat ini," tuturnya.
Baca juga: Minibus Merah Ditumpangi 2 Wanita Terjun Dari Tol Tangerang Merak, 1 Tewas
Rasidi berharap agar masyarakat mendukung kegiatan yang akan dilakukan oleh Balai dalam memperbaiki ulang jembatan gantung tersebut. "Kita Tidak akan lepas tangan dalam penangannya, bahkan Bina Marga Pusat tetap mengutamakan hal-hal yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat," tandasnya.
Pada dini hari Rabu (29/9/2021) telah terjadi banjir besar di Sungai Muzoi, yang mengakibatkan jembatan rusak berat dan tidak bisa lagi dipergunakan, sehingga para pelajar nekat melintasi jembatan tersebut meski dapat menelan korban jiwa.
(eyt)
Lihat Juga :