Siswa Nias Utara Bertaruh Nyawa Bergelantungan di Jembatan Gantung, BBPJN Gerak Cepat Memperbaiki
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 21:55 WIB
loading...
Jembatan gantung Sungai Muzoi di Desa Orahili, Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Sumatera Utara. Foto/MPI/Iman Lase
A
A
A
NIAS UTARA - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Sumatera Utara, bergerak cepat membenahi jembatan gantung Sungai Muzoi di Desa Orahili, Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, yang roboh akibat diterjang banjir.
Baca juga: Bertaruh Nyawa! Siswa di Nias Utara Bergelantungan di Atas Jembatan Gantung Ambruk
Sebelumnya para siswa maupun warga nekat menantang maut dengan menyeberangi jembatan yang hampir roboh tersebut, dengan bergelantung di atas tali untuk diseberang sungai karena satu satunya akses yang menghubungkan antar kecamatan yang ada di Kabupaten Nias Utara.
Kepala BBPJN II Sumatera Utara, Selamat Rasidi Simanjuntak menuturkan, saat ini timnya telah diturunkan untuk meninjau langsung kondisi jembatan, dan melakukan perbaikan darurat agar dapat dilewati pejalan kaki terlebih para siswa yang ke sekolah untuk mengikuti ujian.
Baca juga: Derita Bocah 5 Tahun, Sepekan Hilang Diculik Teman Orang Tuanya
"Hari ini kita sudah ke lokasi dan memperbaiki jembatan tersebut secara darurat dengan memasang bambu, sehingga sementara dapat dilewati oleh pejalan kaki baik masyarakat maupun anak sekolah sehingga menekan resiko korban jiwa yang nekat melintasi jembatan tersebut," jelas Rasidi, Jumat (1/10/2021)/
Baca juga: Bertaruh Nyawa! Siswa di Nias Utara Bergelantungan di Atas Jembatan Gantung Ambruk
Sebelumnya para siswa maupun warga nekat menantang maut dengan menyeberangi jembatan yang hampir roboh tersebut, dengan bergelantung di atas tali untuk diseberang sungai karena satu satunya akses yang menghubungkan antar kecamatan yang ada di Kabupaten Nias Utara.
Kepala BBPJN II Sumatera Utara, Selamat Rasidi Simanjuntak menuturkan, saat ini timnya telah diturunkan untuk meninjau langsung kondisi jembatan, dan melakukan perbaikan darurat agar dapat dilewati pejalan kaki terlebih para siswa yang ke sekolah untuk mengikuti ujian.
Baca juga: Derita Bocah 5 Tahun, Sepekan Hilang Diculik Teman Orang Tuanya
"Hari ini kita sudah ke lokasi dan memperbaiki jembatan tersebut secara darurat dengan memasang bambu, sehingga sementara dapat dilewati oleh pejalan kaki baik masyarakat maupun anak sekolah sehingga menekan resiko korban jiwa yang nekat melintasi jembatan tersebut," jelas Rasidi, Jumat (1/10/2021)/
Lihat Juga :