Harga Telur Ayam Ras Turun, Picu Deflasi di Jawa Timur
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
“Kelompok transportasi dan kelompok pendidikan masing-masing sebesar 0,06 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,05 persen,” tandasnya.
Deflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Banyuwangi sebesar 0,16 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Malang sebesar 0,02 persen. Sedangkan enam kabupaten/kota di Jatim yang mengalami deflasi adalah Probolinggo sebesar 0,14 persen, Surabaya sebesar 0,13 persen, Sumenep sebesar 0,11 persen, Madiun sebesar 0,10 persen, Jember dan Kediri masing-masing sebesar 0,09 persen.
Sementara itu, berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Barang Kebutuhan Pokok (Siskaperbapo) Jatim per 1 Oktober 2021 menunjukkan, harga komoditas telur ayam ras di Jatim rata-rata Rp18.560 per kg. Harga rata-rata tertinggi di Kabupaten Lumajang Rp20.333 per kg dan harga rata-rata terendah di Kabupaten Blitar Rp17.000 per kg.
Deflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Banyuwangi sebesar 0,16 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Malang sebesar 0,02 persen. Sedangkan enam kabupaten/kota di Jatim yang mengalami deflasi adalah Probolinggo sebesar 0,14 persen, Surabaya sebesar 0,13 persen, Sumenep sebesar 0,11 persen, Madiun sebesar 0,10 persen, Jember dan Kediri masing-masing sebesar 0,09 persen.
Sementara itu, berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Barang Kebutuhan Pokok (Siskaperbapo) Jatim per 1 Oktober 2021 menunjukkan, harga komoditas telur ayam ras di Jatim rata-rata Rp18.560 per kg. Harga rata-rata tertinggi di Kabupaten Lumajang Rp20.333 per kg dan harga rata-rata terendah di Kabupaten Blitar Rp17.000 per kg.
(don)
Lihat Juga :