Polisi Mulai Dalami Pengadaan Sembako di Dinsos Makassar

Selasa, 02 Juni 2020 - 08:23 WIB
loading...
Polisi Mulai Dalami...
Penyaluran sembako yang dilakukan di Makassar beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Dugaan korupsi mark-up anggaran pengadaan 60.000 paket sembako bantuan penanganan COVID-19 Dinas Sosial Kota Makassar , didalami Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel.

Direktur Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel Kombes Pol Agustinus Berlianto Pangaribuan membenarkan hal tersebut.

Dia mengakui, pihaknya telah melakukan pengumpulan data dan keterangan guna memastikan adanya indikasi kecurangan dalam program bantuan kemanusiaan di masa pandemi tersebut.

"Sementara ini masih pulldata dan pullbaket, nanti kita kabari perkembangannya," ujarnya, Senin, (01/06/2020).

Kendati demikian, titik terang yang mengindikasikan kecurangan pengadaan bahan makanan untuk warga terdampak COVID-19 tersebut dipastikan sudah mulai kelihatan.

Baca Juga: Jumlah Anak Jalanan di Makassar Meningkat Seiring Penerapan PSBB

Terlebih kata dia, hasil pulldata dan pullbaket sudah hampir rampung dan dengan demikian status kasus tersebut tidak lama lagi sudah bisa dinaikkan ketahap penyidikan.

"Lidik sudah hampir penyidikan, karena dari lidik ini kami mengumpulkan bukti-bukti," tukasnya.

Menanggapi hal itu, Dewan Perwakilan Daerah Aliansi Peduli Anti Korupsi (APAK) melalui Ketuanya, Mastan mendesak Dinas Sosial Kota Makassar untuk berterus terang dan menyebut sejumlah nama yang terlibat.

“Sudah waktunya Dinsos buka-bukaan saja. Beberkan saja semua yang terlibat didalamnya agar semua masyarakat tahu dan penyidik segera memeriksanya lebih dalam,” ujarnya.

Korupsi terhadap bantuan sembako, lanjut dia, merupakan kejahatan kemanusian yang sangat luar biasa. Sehingga tidak boleh ditoleransi sedikit pun.

“Kami dukung penuh Polda Sulsel usut tuntas kasus ini dan seret semua yang terlibat dalam penyelewengan hingga mark up anggaran paket sembako itu,” tegas Mastan.

Dia juga berharap pegiat anti korupsi lainnya, turut serta berperan membantu Polda Sulsel dalam memaksimalkan pengusutan kegiatan yang merugikan masyarakat dan negara tersebut.

“Potensi dikorupsi memang sangat terbuka. Belum lagi masih banyak masyarakat Makassar yang menjerit karena tidak kebagian sembako sementara mereka bagian yang terkena dampak pandemi,” ujar Mastan.

Baca Juga: 10.000 Paket Sembako Bantuan Presiden Jokowi Tiba di Makassar

Tak hanya itu, dia juga mendesak agar pihak Dinsos Makassar transparan ke publik terkait sumber anggaran pengadaan paket sembako untuk warga Kota Makassar yang terkena dampak pandemi COVID-19.

“Berbicara sumber bantuan selama pandemi ini kan lumayan banyak. Ada bantuan swasta, APBD hingga dari Pemerintah Pusat (APBN). Sekarang yang beredar baru-baru ini atau tepatnya 60.000 paket sembako itu, sumbernya dari mana. Itu kita ingin tahu,” jelas Mastan.

Selain itu, juga perlu ada transparansi berapa nilai dari satu paketan sembako yang dibagikan ke warga jelang Idul Fitri 1441 Hijriah itu.

“Jika dilihat dari isi paketannya, tidak semua bahan sembako ada alias tidak lengkap. Jadi saya kira sangat patut diusut dugaan mark up sangat kental,” tutur Mastan.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Peduli Salurkan...
MNC Peduli Salurkan Bantuan Paket Sembako hingga Underpad, PSTW Budi Mulia IV: Sangat Bermanfaat
YIS Salurkan Paket Sembako...
YIS Salurkan Paket Sembako ke Warga Terdampak Bencana Sumbar
Yayasan Banten Selatan...
Yayasan Banten Selatan dan Jababeka Bantu Korban Banjir Pandeglang
Tinjau Posko Pengungsian...
Tinjau Posko Pengungsian di Aceh Tamiang, Kapolri Salurkan Bantuan ke Korban Bencana
Dahua Technology Indonesia...
Dahua Technology Indonesia dan PT Makmur Abadi Bantu Korban Banjir di Sumut
PTPN Salurkan 500 Ton...
PTPN Salurkan 500 Ton Minyak Goreng untuk Korban Banjir Sumatera
Respons Cepat Bencana...
Respons Cepat Bencana Alam, RalaliFood Siagakan Ribuan Stok Lanana Ready Meals
Menko Airlangga Salurkan...
Menko Airlangga Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Bencana di Sumatera
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Rekomendasi
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved