Berikut Lima Fakta vs Katanya Tentang Formula E
Rabu, 29 September 2021 - 14:49 WIB
loading...
A
A
A
4. Katanya biaya sebesar Rp 560 Miliar bisa digunakan untuk pendidikan, penanggulangan COVID-19 dan lain-lain.
Faktanya, tidak betul pelaksanaan Formula E mengabaikan anggaran di sektor lain. Bahkan pembayaran sudah lunas-tuntas pada tahun 2019. Penyusunan anggaran mempertimbangkan keseimbangan seluruh aspek dan jangka waktu target pendek, menengah ataupun panjang.
"Dinas pendidikan, penanganan COVID-19 dan lain-lain tetap mendapatkan prioritas dan dipenuhi secara memadai. Bahkan dalam penanganan COVID-19, DKI merupakan yang terbaik di Indonesia. Terkait vaksinasi, Jakarta merupakan salah satu kota yang paling sukses di dunia," paparnya.
5. Katanya, Penyelenggaraan Formula E melebihi masa jabatan Gubernur,
Faktanya anggaran yang dibayarkan oleh Pemprov DKI hanyalah komitmen fee awal saja yang telah dibayarkan pada tahun 2019, selanjutnya akan dilaksanakan oleh JAkpro selaku BUMD secara murni B to B, melalui sponsorship.
Faktanya, tidak betul pelaksanaan Formula E mengabaikan anggaran di sektor lain. Bahkan pembayaran sudah lunas-tuntas pada tahun 2019. Penyusunan anggaran mempertimbangkan keseimbangan seluruh aspek dan jangka waktu target pendek, menengah ataupun panjang.
"Dinas pendidikan, penanganan COVID-19 dan lain-lain tetap mendapatkan prioritas dan dipenuhi secara memadai. Bahkan dalam penanganan COVID-19, DKI merupakan yang terbaik di Indonesia. Terkait vaksinasi, Jakarta merupakan salah satu kota yang paling sukses di dunia," paparnya.
5. Katanya, Penyelenggaraan Formula E melebihi masa jabatan Gubernur,
Faktanya anggaran yang dibayarkan oleh Pemprov DKI hanyalah komitmen fee awal saja yang telah dibayarkan pada tahun 2019, selanjutnya akan dilaksanakan oleh JAkpro selaku BUMD secara murni B to B, melalui sponsorship.
(wib)
Lihat Juga :