30 Orang Pelaku UMKM di Luwu Dilatih Jadi Barista
Selasa, 28 September 2021 - 17:43 WIB
loading...
Peserta pelatihan barista yang dilaksanakan di IKM Barambing, Selasa (28/9) siang. Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Sebanyak 30 orang pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dilatih menjadi seorang barista, memperkaya ilmu meracik kopi di IKM Barambing, Selasa (28/9) siang. Pelatihan ini merupakan bagian dari kegiatan Pekan Produk UMKM 2021 Kabupaten Luwu.
Kegiatan ini dibuka Kepala Dinas Pertanian, Albaruddin A Picunang, yang juga Satgas Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) Kabupaten Luwu yang bertindak sebagai koordinator pelatihan barista kali ini.
Baca juga:Bupati Luwu Utara Koordinasi Pemprov Bahas Kelanjutan Ruas Palandoan-Lambiri
Albaruddin mengatakan, di sektor pertanian, Kabupaten Luwu memiliki potensi kopi yang luar biasa besar, dengan kualitas yang tidak kalah dari kopi di daerah lain.
Saat ini kata Albaruddin, ada seluas 4.000 hektare kebun kopi di Luwu, baik yang berjenis arabika maupun robusta. Lokasi pertanian kopi ini dengan skala luas bisa ditemukan di Pegunungan Latimojong.
"Potensi kopi yang besar ini perlu dikelola lebih baik dan profesional sehingga nilai ekonominya bertambah. Salah satunya dengan cara mengolah kopi Luwu melalui tangan para Barista," ujarnya.
"Melalui event Pekan Produk UKM yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu bekerja sama dengan Satgas PEN, kita ingin melahirkan barista baru di Luwu yang memahami cara mengolah kopi dengan baik sehingga kopi Luwu bisa dinikmati dengan cara berbeda dan lebih nikmat," lanjutnya.
Baca juga:Petani Kopi Rongkong Hasilkan Ratusan Juta Sekali Panen
Dilaporkan Albaruddin, saat ini Dinas Pertanian juga menyentuh para petani kopi bukan hanya dari segi bantuan bibit, tetapi juga memberikan pendampingan kepada petani.
"Pendampingan ke petani juga penting, ini untuk menghasilkan buah kopi yang berkualitas baik, sehingga perlu mengajarkan petani kopi dari proses penanaman, memetik hingga mengolah kopi pasca panen," katanya.
Pada pelatihan barista ini, panitia pelaksana menghadirkan 2 pemateri atau mentor, yakni, Alim Manrapi, Owner Cafe Consultan dan Irsan Yumenk, Barista, Coffepreneur, Lecturer, Assesor, Bar Consultant.
Kedua pemateri ini memberikan pemahaman tentang bartender. Paling penting, mereka mengajarkan peserta cara mengolah dan membuat kopi robusta dan arabika menjadi segelas kopi nikmat yang memiliki nilai ekonomi atau jual lebih tinggi.
Baca juga:Bupati Luwu Utara Minta Kepala Desa Perkaya Literasi dan Daya Baca
"Terima kasih sudah mempercayakan ke kami untuk memberikan pelatihan barista. Kami sangat bangga dan semangat melihat antusias para peserta," ujar Alim Manrapi.
"Kami memahami bahwa apa yang kami berikan belum maksimal, itu tidak lepas pula dari keterbatasan waktu. Namun kami berharap, apa yang dipelajari hari ini bisa memberikan tambahan ilmu dan lebih memotivasi para pelaku UKM di Luwu khususnya yang ingin menjadi Barista," lanjut Irsan Yumenk.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini ditutup langsung Ketua Panitia Pekan Produk UMKM 2021, Achyar Amir. Dirinya menyampaikan terima kasih kepada para pelaku UKM yang sudah ikut dalam pelatihan barista.
"Mudah-mudahan ilmu yang kita dapat hari ini bisa bermanfaat dan mendukung pengembangan usaha para pelaku UMKM di Luwu. Mewakili Pemkab Luwu dan pantia menyampaikan terima kasih," ujarnya.
Baca juga:Bupati Lutra Pantau Vaksinasi COVID-19 Hingga ke Wilayah Terpencil
Achyar Amir menambahkan, Pekan Produk UMKM, pada Rabu (28/9) siang ini juga membuka pelayanan pembuatan paspor dari kantor imigrasi.
"Rabu besok di IKM Barambing masih dalam event Pekan Produk UMKM, panitia akan membukan layanan pengurusan Passport. Biayanya hanya Rp350 ribu, cukup membahasa syarat KTP, KK, akte kelahiran atau Ijazah, kuota tidak terbatas namun hanya satu hari," kuncinya.
Kegiatan ini dibuka Kepala Dinas Pertanian, Albaruddin A Picunang, yang juga Satgas Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) Kabupaten Luwu yang bertindak sebagai koordinator pelatihan barista kali ini.
Baca juga:Bupati Luwu Utara Koordinasi Pemprov Bahas Kelanjutan Ruas Palandoan-Lambiri
Albaruddin mengatakan, di sektor pertanian, Kabupaten Luwu memiliki potensi kopi yang luar biasa besar, dengan kualitas yang tidak kalah dari kopi di daerah lain.
Saat ini kata Albaruddin, ada seluas 4.000 hektare kebun kopi di Luwu, baik yang berjenis arabika maupun robusta. Lokasi pertanian kopi ini dengan skala luas bisa ditemukan di Pegunungan Latimojong.
"Potensi kopi yang besar ini perlu dikelola lebih baik dan profesional sehingga nilai ekonominya bertambah. Salah satunya dengan cara mengolah kopi Luwu melalui tangan para Barista," ujarnya.
"Melalui event Pekan Produk UKM yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu bekerja sama dengan Satgas PEN, kita ingin melahirkan barista baru di Luwu yang memahami cara mengolah kopi dengan baik sehingga kopi Luwu bisa dinikmati dengan cara berbeda dan lebih nikmat," lanjutnya.
Baca juga:Petani Kopi Rongkong Hasilkan Ratusan Juta Sekali Panen
Dilaporkan Albaruddin, saat ini Dinas Pertanian juga menyentuh para petani kopi bukan hanya dari segi bantuan bibit, tetapi juga memberikan pendampingan kepada petani.
"Pendampingan ke petani juga penting, ini untuk menghasilkan buah kopi yang berkualitas baik, sehingga perlu mengajarkan petani kopi dari proses penanaman, memetik hingga mengolah kopi pasca panen," katanya.
Pada pelatihan barista ini, panitia pelaksana menghadirkan 2 pemateri atau mentor, yakni, Alim Manrapi, Owner Cafe Consultan dan Irsan Yumenk, Barista, Coffepreneur, Lecturer, Assesor, Bar Consultant.
Kedua pemateri ini memberikan pemahaman tentang bartender. Paling penting, mereka mengajarkan peserta cara mengolah dan membuat kopi robusta dan arabika menjadi segelas kopi nikmat yang memiliki nilai ekonomi atau jual lebih tinggi.
Baca juga:Bupati Luwu Utara Minta Kepala Desa Perkaya Literasi dan Daya Baca
"Terima kasih sudah mempercayakan ke kami untuk memberikan pelatihan barista. Kami sangat bangga dan semangat melihat antusias para peserta," ujar Alim Manrapi.
"Kami memahami bahwa apa yang kami berikan belum maksimal, itu tidak lepas pula dari keterbatasan waktu. Namun kami berharap, apa yang dipelajari hari ini bisa memberikan tambahan ilmu dan lebih memotivasi para pelaku UKM di Luwu khususnya yang ingin menjadi Barista," lanjut Irsan Yumenk.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini ditutup langsung Ketua Panitia Pekan Produk UMKM 2021, Achyar Amir. Dirinya menyampaikan terima kasih kepada para pelaku UKM yang sudah ikut dalam pelatihan barista.
"Mudah-mudahan ilmu yang kita dapat hari ini bisa bermanfaat dan mendukung pengembangan usaha para pelaku UMKM di Luwu. Mewakili Pemkab Luwu dan pantia menyampaikan terima kasih," ujarnya.
Baca juga:Bupati Lutra Pantau Vaksinasi COVID-19 Hingga ke Wilayah Terpencil
Achyar Amir menambahkan, Pekan Produk UMKM, pada Rabu (28/9) siang ini juga membuka pelayanan pembuatan paspor dari kantor imigrasi.
"Rabu besok di IKM Barambing masih dalam event Pekan Produk UMKM, panitia akan membukan layanan pengurusan Passport. Biayanya hanya Rp350 ribu, cukup membahasa syarat KTP, KK, akte kelahiran atau Ijazah, kuota tidak terbatas namun hanya satu hari," kuncinya.
(luq)
Lihat Juga :