Dua Pengungsi Asing Diamankan Usai Bikin Onar di Penampungan
Minggu, 26 September 2021 - 19:39 WIB
loading...
Dua pengungsi asing masing-masing berinisial AE (48) asal Afganistan dan AMI (34) asal Sudan diamankan petugas Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar, Minggu (26/9) Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Dua pengungsi asing masing-masing berinisial AE (48) asal Afganistan dan AMI (34) asal Sudan diamankan petugas Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar, Minggu (26/9) dini hari.
Kedua pria itu dilaporkan berbuat onar di lingkungan tempat penampungan mereka di Jalan Muhajirin, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. AE terlibat perkelahian dengan pengelola penampungan, sedang AMI cekcok mulut dengan tokoh masyarakat di sana.
Kepala Rudenim Makassar , Alimuddin mengatakan mereka diamankan secara terpisah. AE di wisma tempat penampungannya. "Karena dipukuli oleh beberapa orang, penyebabnya yang bersangkutan lebih dulu memukul pengelola penampungan," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima.
Baca Juga: Rudenim Makassar Rapat Koordinasi Lintas Sektor Bahas 1.671 Pengungsi Asing
Sebelum dibawa ke kantor Rudenim, AE lebih dulu dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk diperiksa kesehatannya akibat luka-luka yang diderita usai dikeroyok beberapa orang di Kecamatan Tamalate.
Kedua pria itu dilaporkan berbuat onar di lingkungan tempat penampungan mereka di Jalan Muhajirin, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. AE terlibat perkelahian dengan pengelola penampungan, sedang AMI cekcok mulut dengan tokoh masyarakat di sana.
Kepala Rudenim Makassar , Alimuddin mengatakan mereka diamankan secara terpisah. AE di wisma tempat penampungannya. "Karena dipukuli oleh beberapa orang, penyebabnya yang bersangkutan lebih dulu memukul pengelola penampungan," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima.
Baca Juga: Rudenim Makassar Rapat Koordinasi Lintas Sektor Bahas 1.671 Pengungsi Asing
Sebelum dibawa ke kantor Rudenim, AE lebih dulu dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk diperiksa kesehatannya akibat luka-luka yang diderita usai dikeroyok beberapa orang di Kecamatan Tamalate.
Lihat Juga :