Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

25 Jenazah Terlantar di RSUP Sanglah Bali Dikremasi, Ada yang 2 Tahun Tersimpan di Freezer

loading...
25 Jenazah Terlantar di RSUP Sanglah Bali Dikremasi, Ada yang 2 Tahun Tersimpan di Freezer
Sebanyak 25 jenazah terlantar yang sudah lama tersimpan di kamar mayat RSUP Sanglah, Denpasar, Bali dikremasi di krematorium Mumbul, Nusa Dua, Kamis (23/9/2021). Foto/Ist
DENPASAR - Sebanyak 25 jenazah yang sudah lama tersimpan di kamar mayat RSUP Sanglah, Denpasar, Bali dikremasi Kamis (23/9/2021). Puluhan jenazah itu berstatus terlantar.

Proses kremasi dilakukan di krematorium Mumbul, Nusa Dua. "Kremasi kita lakukan selama dua hari," kata Direktur Perencanaan Operasional dan Umum RSUP Sanglah, Ni Luh Dharma Kerti Natih.

Baca juga: Gadis Kasta Terendah India Diperkosa Ramai-ramai, Dibunuh, dan Dikremasi Paksa

Sebanyak 25 jenazah itu terlantar itu terdiri 13 Mr X alias tanpa nama, 6 jenazah dengan nama tapi keluarganya tidak ditemukan keberadaannya dan 6 orok.



Jenazah-jenazah itu rata-rata sudah setahun lebih tersimpan di kamar mayat. Bahkan ada jenazah yang berada di freezer sejak Februari 2019.

Baca juga: Temukan Pesan Mesra, Suami Hantam Selingkuhan Istri dengan Palu

Menurut Natih, kremasi massal itu bertujuan untuk mengurangi banyaknya jenazah di ruang forensik. Sehingga kapasitas layanan penyimpanan jenazah bisa ditingkatkan.

Biaya yang harus dikeluarkan untuk pengurusan jenazah ternyata cukup besar, yakni Rp2,6 miliar. "Mulai dari perawatan, pemulasaraan hingga kremasi," imbuhnya.

Sebelum dikremasi, 25 jenazah itu sudah mendapatkan surat pembebasan dari kepolisian, yang berarti tidak lagi digunakan untuk kepentingan penyelidikan.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top