Soroti Perkembangan Bangsa, Aktivis 98 Jabar Gelar Silaturahmi
Senin, 14 April 2025 - 07:42 WIB
loading...
Momen Idulfitri 2025 dimanfaatkan sejumlah aktivis 98 Jawa Barat (Jabar) dan Kota Bandung berkumpul memperkuat tali silaturahim di Kota Bandung, Minggu (13/4/2025). Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
BANDUNG - Momen Idulfitri 2025 dimanfaatkan sejumlah aktivis 98 Jawa Barat (Jabar) dan Kota Bandung berkumpul memperkuat silaturahmi di Kota Bandung, Minggu (13/4/2025). Ajang ini sekaligus mengutarakan keresahannya terhadap kondisi Indonesia yang dinilai sedang tidak baik-baik saja
Selain para aktivis 98 Jabar dan Kota Bandung, hadir pula aktivis 98 dari provinsi lainnya di Indonesia. Salah seorang aktivis 98 Bandung, Muhamad Suryawijaya mengatakan, kondisi demokrasi Indonesia saat ini, terutama ekonomi dan segala macamnya menjadi sorotan publik. Berangkat dari keresahan ini sehingga halal bihalal ini bisa terwujud. Baca juga: Aktivis 98 Minta Aset Koruptor Segera Disita untuk Tambal Defisit Anggaran
"Alhamdulillah ternyata teman-teman sangat antusias. Kami juga mengundang adik-adik mahasiswa karena mereka punya keresahan yang sama pada situasi kebangsaan saat ini," katanya.
Menurut Suryawijaya, situasi sekarang bila dianalogikan sedang turbulensi dan berada dalam pesawat, dengan pilotnya ialah Presiden Prabowo Subianto . Kalau co-pilot, pramugara dan pramugarinya itu tidak bisa atasi keadaan di pesawat, maka pesawat akan jatuh dan akan terkena bencana semua.
Jika para pembantu presiden bisa bekerja dengan baik, tentu akan selamat dalam menghadapi krisis ini. "Kami minta Presiden Prabowo tidak antikritik atau alergi pada kritik. Utamanya yang saat ini sering disuarakan oleh para mahasiswa, semisal adanya demonstrasi menolak RUU TNI," ujarnya.
Selain para aktivis 98 Jabar dan Kota Bandung, hadir pula aktivis 98 dari provinsi lainnya di Indonesia. Salah seorang aktivis 98 Bandung, Muhamad Suryawijaya mengatakan, kondisi demokrasi Indonesia saat ini, terutama ekonomi dan segala macamnya menjadi sorotan publik. Berangkat dari keresahan ini sehingga halal bihalal ini bisa terwujud. Baca juga: Aktivis 98 Minta Aset Koruptor Segera Disita untuk Tambal Defisit Anggaran
"Alhamdulillah ternyata teman-teman sangat antusias. Kami juga mengundang adik-adik mahasiswa karena mereka punya keresahan yang sama pada situasi kebangsaan saat ini," katanya.
Menurut Suryawijaya, situasi sekarang bila dianalogikan sedang turbulensi dan berada dalam pesawat, dengan pilotnya ialah Presiden Prabowo Subianto . Kalau co-pilot, pramugara dan pramugarinya itu tidak bisa atasi keadaan di pesawat, maka pesawat akan jatuh dan akan terkena bencana semua.
Jika para pembantu presiden bisa bekerja dengan baik, tentu akan selamat dalam menghadapi krisis ini. "Kami minta Presiden Prabowo tidak antikritik atau alergi pada kritik. Utamanya yang saat ini sering disuarakan oleh para mahasiswa, semisal adanya demonstrasi menolak RUU TNI," ujarnya.
Lihat Juga :