Pemkot Diminta Jangan Lengah Meski Makassar Turun ke PPKM Level 2

Rabu, 22 September 2021 - 08:18 WIB
loading...
Pemkot Diminta Jangan...
Pemkot Makassar diminta jangan lengah usai level PPKM diturunkan. Sejumlah kebijakan pengetatan sebaiknya tidak dicabut. Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Kasus positif Covid-19 yang melandai di Kota Makassar mendorong pemerintah pusat untuk menurunkan kategori Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke Level 2 dari yang awalnya Level 4.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar menanggapi perubahan status tersebut. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar diminta jangan lengah usai level PPKM diturunkan. Sejumlah kebijakan pengetatan sebaiknya tidak dicabut.

"Kita bisa begini karena ada pengetatan, jadi jangan ada pelonggaran, ada antisipasi varian baru yang mesti kita waspadai. Kita tidak boleh longgar hanya karena baru masuk zona kuning, ini perlu evaluasi selama sebulan," kata Humas IDI Kota Makassar, Wahyudi Muchsin.

Baca Juga: Kota Makassar Masuk Zona Kuning Penularan Covid-19

Dia menilai, Makassar harus belajar dari peristiwa yang terjadi di Singapura dan Amerika yang kembali mengalami peningkatan kasus positif Covid-19 usai melakukan pelonggaran.

Makassar perlu melakukan mitigasi terhadap adanya potensi gelombang ketiga akibat penularan varian baru Covid-19 . Harapannya, tak ada kelonggaran, masyarakat harus hidup dengan penerapan protokol kesehatan, terlebih varian baru kian resisten terhadap vaksin.

"Kita contoh kasus Singapura, dimana 80% warganya sudah divaksin, (karena ada pelonggaran) tinggi lagi kasusnya di sana," bebernya.

Lebih baik, kata dia, program dialihkan ke subsidi PCR. Harga PCR sebagai gold standar dianggap terlampau mahal bagi sebagian masyarakat. Sementara fungsinya sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kualitas tracing dan testing kota.

"Itu harus kita pikirkan bagaimana PCR sebagai gold standar WHO dalam menentukan Covid-19 orang, itu Swab PCR, kalau antigen kan belum gold standar, nah itu (PCR) yang harus kita murahkan," tuturnya.

Baca Juga: Target Vaksinasi 100 RT Per Hari, Undangan Bakal Disebar ke Rumah Warga

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar , Nursaidah Sirajuddin memastikan akan berhati-hati selama PPKM level 2 diterapkan.

"Walau kita turun, nda berarti semua harus dilonggarkan, ada hal yang harus diantidipasi, seperti tadi Pak Wali bilang hati-hati Desember ada potensi peningkatan kasus," ujarnya.

Dia mengatakan Pemkot akan fokus dalam program vaksinasi 114.000 dosis, dimana masih terpaut 20% untuk mencapai target kekebalan kelompok yaitu 70%.

"Kita setidaknya membutuhkan 700.000 lebih masyarakat Makassar yang mau divaksin agar bisa capai herd immunity, sekarang kita masih di angka 59%, atau sekitar 600 ribuan," tukasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditetapkan PPKM Level...
Ditetapkan PPKM Level 2, Pemkot Surabaya Protes Inmendagri
Angin Segar Bagi Pelaku...
Angin Segar Bagi Pelaku Wisata, Wilayah KBB Masuk PPKM Level 2
Kota Bandung Turun ke...
Kota Bandung Turun ke PPKM Level 2, Pemkot Siapkan Rencana Relaksasi
Surabaya PPKM Level...
Surabaya PPKM Level 2, Operasional Mal hingga Pasar Tradisional Dibatasi sampai Jam 9 Malam
Batam dan Tanjungpinang...
Batam dan Tanjungpinang Ditetapkan Masuk PPKM Level II
PPKM Level 2, Orang...
PPKM Level 2, Orang Tua di Majalengka Boleh Bawa Anak Usia di Bawah 12 Tahun ke Mal
PPKM di Jakarta Naik...
PPKM di Jakarta Naik ke Level 2, Epidemiolog: WFH Harus Dijalankan
Jabodetabek PPKM Level...
Jabodetabek PPKM Level 2, Supermarket hingga Pasar Tradisional Maksimal Buka hingga Jam 10 Malam
Jabodetabek PPKM Level...
Jabodetabek PPKM Level 2 Jelang Idul Adha, Kapasitas Tempat Ibadah 75%
Rekomendasi
Grillz Mawar Biru Jennie...
Grillz Mawar Biru Jennie BLACKPINK Jadi Perbincangan, Ada yang Menyebut Mirip Gigi Berlubang
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
Daftar SD dan SMP Swasta...
Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di SPMB Kota Semarang 2026, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Infografis
Respons Kemlu Soal Relokasi...
Respons Kemlu Soal Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved