Peringati World Cleanup Day 2021, Masyarakat Majalengka Diajak Biasakan Memilah Sampah
Selasa, 21 September 2021 - 17:08 WIB
loading...
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka mendukung penuh World Cleanup Day (WCD) atau aksi bersih-bersih sedunia yang dilaksanakan mulai 12 hingga 24 September 2021.
A
A
A
MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka mendukung penuh World Cleanup Day (WCD) atau aksi bersih-bersih sedunia yang dilaksanakan mulai 12 hingga 24 September 2021.
Gerakan global yang mengajak semua individu, komunitas , dunia usaha, dan pemerintah untuk menyatakan kepedulian dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Hal tersebut dikatakan Bupati Majalengka Karna Sobahi saat menghadiri kegiatan Peringatan WCD (World Cleanup Day) Tingkat Kabupaten Majalengka 2021 di Lapangan GGM, Sabtu (18/9/2021).
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Majalengka, Sekda Majalengka, Dandim Majalengka, Kajari Majalengka, dan Wakapolres Majalengka serta para kepala OPD dan komunitas peduli lingkungan .
Menurut Bupati Karna Sobahi, saat ini peran semua pihak dalam penanganan sampah sangat penting. Karena perilaku masyarakat dalam membuang sampah sembarangan terjadi di mana-mana. "Untuk itu masyarakat agar bisa memilah sampah organik dan non organik," katanya.
Gerakan global yang mengajak semua individu, komunitas , dunia usaha, dan pemerintah untuk menyatakan kepedulian dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Hal tersebut dikatakan Bupati Majalengka Karna Sobahi saat menghadiri kegiatan Peringatan WCD (World Cleanup Day) Tingkat Kabupaten Majalengka 2021 di Lapangan GGM, Sabtu (18/9/2021).
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Majalengka, Sekda Majalengka, Dandim Majalengka, Kajari Majalengka, dan Wakapolres Majalengka serta para kepala OPD dan komunitas peduli lingkungan .
Menurut Bupati Karna Sobahi, saat ini peran semua pihak dalam penanganan sampah sangat penting. Karena perilaku masyarakat dalam membuang sampah sembarangan terjadi di mana-mana. "Untuk itu masyarakat agar bisa memilah sampah organik dan non organik," katanya.
Lihat Juga :