Karawang Geger! Macan Tutul Jawa Tertangkap Kamera di Gunung Sanggabuana
Senin, 20 September 2021 - 10:59 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Asyik Dugem, Wanita-wanita Seksi dan Ratusan Pengunjung Diskotik Kaget Dibubarkan Polisi
Kemudian, pada Jumat, 17 September 2021 lalu, Dedi bersama tim Sanggabuana Wildlife Expedition dan Kepala Balai TNGHS kembali masuk hutan Gunung Sanggabuana untuk memeriksa kamera perangkap yang telah dipasang.
Dari 22 kamera perangkap yang disiapkan, 10 unit di antaranya, yakni 8 unit dari TNGHS dan 2 unit dari Dedi Mulyadi dipasang di sejumlah titik yang diduga menjadi titik perlintasan macan tutul jawa.
Kamera perangkap dengan sensor gerak dan infra merah yang dipasang mantan bupati Purwakarta dan tim Sanggabuana Wildlife Expedition ini ternyata berhasil merekam macan tutul jawa.
Di salah satu titik pemasangan, dua kamera dipasang berhadapan. Satu kamera dengan mode perekaman video dan satu kamera lainnya dengan mode perekaman foto. Dua kamera ini berhasil merekam pergerakan macan tutul jawa pada tanggal 11 September 2021 pukul 05.16.30 WIB.
Selain merekam macan tutul jawa, sejumlah kamera perangkap yang dipasang juga berhasil merekam musang, babi hutan, hingga rusa serta masyarakat yang berkegiatan di dalam hutan.
"Kita sengaja memasang kamera perangkap ini untuk membuktikan keberadaan satwa langka endemik jawa yang ada di gunung Sanggabuana," ujar Dedi, Senin (20/9/2021).
Kemudian, pada Jumat, 17 September 2021 lalu, Dedi bersama tim Sanggabuana Wildlife Expedition dan Kepala Balai TNGHS kembali masuk hutan Gunung Sanggabuana untuk memeriksa kamera perangkap yang telah dipasang.
Dari 22 kamera perangkap yang disiapkan, 10 unit di antaranya, yakni 8 unit dari TNGHS dan 2 unit dari Dedi Mulyadi dipasang di sejumlah titik yang diduga menjadi titik perlintasan macan tutul jawa.
Kamera perangkap dengan sensor gerak dan infra merah yang dipasang mantan bupati Purwakarta dan tim Sanggabuana Wildlife Expedition ini ternyata berhasil merekam macan tutul jawa.
Di salah satu titik pemasangan, dua kamera dipasang berhadapan. Satu kamera dengan mode perekaman video dan satu kamera lainnya dengan mode perekaman foto. Dua kamera ini berhasil merekam pergerakan macan tutul jawa pada tanggal 11 September 2021 pukul 05.16.30 WIB.
Selain merekam macan tutul jawa, sejumlah kamera perangkap yang dipasang juga berhasil merekam musang, babi hutan, hingga rusa serta masyarakat yang berkegiatan di dalam hutan.
"Kita sengaja memasang kamera perangkap ini untuk membuktikan keberadaan satwa langka endemik jawa yang ada di gunung Sanggabuana," ujar Dedi, Senin (20/9/2021).
Lihat Juga :