Karawang Geger! Macan Tutul Jawa Tertangkap Kamera di Gunung Sanggabuana
Senin, 20 September 2021 - 10:59 WIB
loading...
A
A
A
Kegiatan tersebut, lanjut Dedi, sekaligus sebagai bentuk dukungan atas penelitian dan kajian yang dilakukan oleh tim Sanggabuana Wildlife Expedition yang sudah dilakukan sejak 2020 lalu.
"Jadi temuan dari teman-teman ekspedisi ini perlu dibuktikan secara visual, dan saya turun langsung ke lapangan. Mereka perlu bantuan kamera trap, kita usahakan untuk dibantu. Kekurangannya disuport oleh Pak Dirjen dengan mengirim tim dari Halimun Salak," ungkap Dedi.
Selama ekspedisi, Dedi pun mengaku menyaksikan sendiri owa jawa bergelantungan di hutan dan elang jawa terbang di atas hutan Gunung Sanggabuana.
"Hewan-hewan endemik itu masih bebas beterbangan. Saya akan ajukan Sanggabuana menjadi Taman Nasional," tegas Dedi.
Sementara itu, Leader Sanggabuana Wildlife Expedition yang juga peneliti satwa liar, Bernard T Wahyu Wiryanta mengatakan, tertangkapnya macan tutul jawa melalui kamera perangkap merupakan kabar yang menggembirakan.
"Ini bukan hanya berlaku untuk macan tutul jawa saja, tetapi juga untuk elang jawa (Nisaetus bartelsi), owa jawa (Hylobates moloch) dan lutung jawa (Trachypithecus auratus). Empat spesies satwa endemik jawa ini banyak ditemukan di Sanggabuana, yang notabene bukan kawasan konservasi. Dan populasinya masih banyak," papar Bernard.
"Jadi temuan dari teman-teman ekspedisi ini perlu dibuktikan secara visual, dan saya turun langsung ke lapangan. Mereka perlu bantuan kamera trap, kita usahakan untuk dibantu. Kekurangannya disuport oleh Pak Dirjen dengan mengirim tim dari Halimun Salak," ungkap Dedi.
Selama ekspedisi, Dedi pun mengaku menyaksikan sendiri owa jawa bergelantungan di hutan dan elang jawa terbang di atas hutan Gunung Sanggabuana.
"Hewan-hewan endemik itu masih bebas beterbangan. Saya akan ajukan Sanggabuana menjadi Taman Nasional," tegas Dedi.
Sementara itu, Leader Sanggabuana Wildlife Expedition yang juga peneliti satwa liar, Bernard T Wahyu Wiryanta mengatakan, tertangkapnya macan tutul jawa melalui kamera perangkap merupakan kabar yang menggembirakan.
"Ini bukan hanya berlaku untuk macan tutul jawa saja, tetapi juga untuk elang jawa (Nisaetus bartelsi), owa jawa (Hylobates moloch) dan lutung jawa (Trachypithecus auratus). Empat spesies satwa endemik jawa ini banyak ditemukan di Sanggabuana, yang notabene bukan kawasan konservasi. Dan populasinya masih banyak," papar Bernard.
(msd)
Lihat Juga :