Wilayah Jambi Memasuki Musim Pancaroba, Waspadai Angin Kencang dan Hujan Es
Minggu, 19 September 2021 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, mengenai hujan es, biasanya disebabkan adanya awan cumulonimbus (CB). "Itu fenomena biasa di tengah pancaroba. Siang menjelang sore itu bisa terjadi," jelas Ibnu. "Hujan es cakupannya tidak begitu luas, hanya sekitar 5 sampai 10 kilometer. Durasinya pun singkat, yakni kurang dari 10 menit," tuturnya.
Baca juga: Istri Siri Minta Cerai, Pria di Jember Culik Bayi 7 Bulan
Pancaroba di Jambi diperkirakan berakhir pada awal bulan Oktober 2021. "Artinya, hampir seluruh wilayah Jambi sudah memasuki musim penghujan pada awal bulan depan," imbuh Ibnu.
Sebelumnya, warga Desa Pulau Tengah, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi, Rabu (15/9) lalu dibuat terkejut. Pasalnya, wilayahnya terjadi fenomena hujan es.
Tidak hanya itu, sebagian atap rumah milik warga dibuat rusak akibat butiran es yang jatuh dari awan. Bahkan tanaman cabai dan kentang milik petani juga rusak.
Baca juga: Istri Siri Minta Cerai, Pria di Jember Culik Bayi 7 Bulan
Pancaroba di Jambi diperkirakan berakhir pada awal bulan Oktober 2021. "Artinya, hampir seluruh wilayah Jambi sudah memasuki musim penghujan pada awal bulan depan," imbuh Ibnu.
Sebelumnya, warga Desa Pulau Tengah, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi, Rabu (15/9) lalu dibuat terkejut. Pasalnya, wilayahnya terjadi fenomena hujan es.
Tidak hanya itu, sebagian atap rumah milik warga dibuat rusak akibat butiran es yang jatuh dari awan. Bahkan tanaman cabai dan kentang milik petani juga rusak.
Lihat Juga :