Sopir Angkot Depok Tuntut Bantuan Kompensasi PSBB
Selasa, 21 April 2020 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Hasyim, organda secara kelembagaan sudah menyampaikan secara data semua sapir di jalur Kota Depok. Sayangnya, sampai sekarang Organda belum mendapatkan kepastian untuk mendapatkan bantuan. Saat ini baru ada bantuan dari pemerintah pusat melalui pihak kepolisian yang direncanakan baru akan cair pekan depan.
Sopir angkot hanya mendapat kuota 900-1.000 orang dari total 2.000 penerima. Sisanya dialokasikan untuk ojek pangkalan dan sejumlah pekerja nonformal lainnya. "Jatah untuk Organda 900-1000. Itu yang polres," ucapnya.
Edi Irwan salah satu sopir angkot mengaku pendapatannya susut setelah ada kebijakan work from home dan PSBB. Kalau sebelumnya bisa membawa pulang Rp90 ribu hingga Rp110 ribu, sekarang hanya Rp 30 ribu.
”Ridwan Kamil kan bilang rakyat Jawa Barat jangan sampai kelaparan tapi realisasinya tidak ada. Di RT RW juga hanya berapa persen yang dapat. Terus kita mencari rezeki juga dipersempit harusnya kita bawa 7-8 orang diturunin jadi 5 orang dari sini ke Terminal. Anak istri kita mau makan apa?" katanya.
Sopir angkot hanya mendapat kuota 900-1.000 orang dari total 2.000 penerima. Sisanya dialokasikan untuk ojek pangkalan dan sejumlah pekerja nonformal lainnya. "Jatah untuk Organda 900-1000. Itu yang polres," ucapnya.
Edi Irwan salah satu sopir angkot mengaku pendapatannya susut setelah ada kebijakan work from home dan PSBB. Kalau sebelumnya bisa membawa pulang Rp90 ribu hingga Rp110 ribu, sekarang hanya Rp 30 ribu.
”Ridwan Kamil kan bilang rakyat Jawa Barat jangan sampai kelaparan tapi realisasinya tidak ada. Di RT RW juga hanya berapa persen yang dapat. Terus kita mencari rezeki juga dipersempit harusnya kita bawa 7-8 orang diturunin jadi 5 orang dari sini ke Terminal. Anak istri kita mau makan apa?" katanya.
(muh)
Lihat Juga :