Sopir Angkot Depok Tuntut Bantuan Kompensasi PSBB

Selasa, 21 April 2020 - 19:27 WIB
loading...
Sopir Angkot Depok Tuntut...
Para sopir angkot di Depok mengurungkan rencana mogok setelah bertemu dengan organda. Foto: SINDOnews/R Ratna Purnama
A A A
DEPOK - Para sopir angkutan kota (angkot) di Depok menilai pemerintah pilih kasih. Sebab hanya pengemudi ojek, khususnya ojek online, yang menerima bantuan dampak wabah corona. Sementara faktanya para sopir angkot juga terdampak wabah corona dan pemberlakuan PSBB.

Hingga kini, para sopir angkot tersebut mengaku belum mendapat bantuan sebagai pihak yang terdampak pandemi corona (Covid-19). Padahal setelah sepekan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) penghasilan mereka turun drastis.

”Ini menimbulkan kecemburuan dari para pengemudi, kenapa hanya ojol? Mereka diprioritaskan mendapat subsidi dan lain-lain," kata Sekretaris Organisasi Angkutan Darat (Organda) M Hasyim ditemui seusai melakukan mediasi dengan ribuan sopir, Selasa (21/4/2020).

Sebelumnya ribuan sopir berniat melakukan unjuk rasa dengan memarkir mobil angkot di depan Balai Kota Depok. Namun setelah mediasi, para sopir sepakat mengurungkan rencana tersebut.

”Ini adalah reaksi spontan teman-teman mempertanyakan kepada organda dan pemerintah kapan mereka mendapatkan haknya,” ungkapnya.

Menurut Hasyim, organda secara kelembagaan sudah menyampaikan secara data semua sapir di jalur Kota Depok. Sayangnya, sampai sekarang Organda belum mendapatkan kepastian untuk mendapatkan bantuan. Saat ini baru ada bantuan dari pemerintah pusat melalui pihak kepolisian yang direncanakan baru akan cair pekan depan.

Sopir angkot hanya mendapat kuota 900-1.000 orang dari total 2.000 penerima. Sisanya dialokasikan untuk ojek pangkalan dan sejumlah pekerja nonformal lainnya. "Jatah untuk Organda 900-1000. Itu yang polres," ucapnya.

Edi Irwan salah satu sopir angkot mengaku pendapatannya susut setelah ada kebijakan work from home dan PSBB. Kalau sebelumnya bisa membawa pulang Rp90 ribu hingga Rp110 ribu, sekarang hanya Rp 30 ribu.

”Ridwan Kamil kan bilang rakyat Jawa Barat jangan sampai kelaparan tapi realisasinya tidak ada. Di RT RW juga hanya berapa persen yang dapat. Terus kita mencari rezeki juga dipersempit harusnya kita bawa 7-8 orang diturunin jadi 5 orang dari sini ke Terminal. Anak istri kita mau makan apa?" katanya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PNM Peduli Salurkan...
PNM Peduli Salurkan Bantuan Sosial kepada Guru Honorer SDK Wukur di NTT
Hanta Yuda Rasyid Berikan...
Hanta Yuda Rasyid Berikan Santunan Ramadan kepada 3.000 Driver Ojol
Ramadan 2026, Dua Yayasan...
Ramadan 2026, Dua Yayasan Terima Bantuan Pendidikan dari BRI Insurance
Perkuat Implementasi...
Perkuat Implementasi ESG, LPCK Dorong Keberlanjutan Sosial dan Kepedulian Lingkungan
Bantu Korban Banjir,...
Bantu Korban Banjir, TBIG Perluas Penyaluran Bantuan Kemanusiaan di Aceh dan Sumatera
Inisiasi Gerakan Bakti...
Inisiasi Gerakan Bakti Sosial, Dua Remaja di Depok Gandeng UMKM Bangun Kepedulian
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
Indodax Distribusikan...
Indodax Distribusikan Hewan Kurban ke Lima Titik Wilayah di Aceh
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Rekomendasi
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Berita Terkini
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Infografis
Trump Tuntut Ukraina...
Trump Tuntut Ukraina Bayar Kembali Rp8.184 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved