Rampok Nasabah Bank, Kaki 2 Warga OKI Ditembak Anggota Polres Ponorogo
Sabtu, 18 September 2021 - 18:30 WIB
loading...
Dua rampok nasabah bank dilumpuhkan anggota Polres Ponorogo. Foto/iNews TV/Ahmad Subekhi
A
A
A
PONOROGO - Agus Yahya, dan Hasan Bisri hanya bisa terduduk lemah di kursi roda usai kakinya remuk dihantam timah panas anggota Satreskrim Polres Ponorogo. Dua warga Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan tersebut, merupakan pelaku perampokan nasabah bank di Ponorogo.
Baca juga: Sadis! Perampok Tembak Karyawan Minimarket dan Tabrak Polisi, Diringkus Tanpa Perlawanan
Keduanya terpaksa ditembak kakinya, karena berupaya kabur saat akan ditangkap oleh petugas kepolisian di tempat persembunyiannya di Yogyakarta. Perampokan yang dilakukan keduanya sebulan lalu, sempat menggemparkan Ponorogo.
Korban perampokan tersebut adalah pasangan suami istri guru, Wiwit Eko, dan Uswatun warga Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Saat itu korban usai mengambil uang Rp25 juta dari bank, lalu berbelanja di toko buku. Tanpa sadar uang yang ada di mobil digasak kedua pelaku.
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh dan Dilucuti Pakaiannya, Yoris: Alphard Itu Tak Ada Kunci Rahasianya
Kepada petugas salah seorang pelaku perampokan, Hasan Bisri mengaku, butuh waktu sekitar 30 detik untuk mencongkel pintu mobil dan mengambil uang korban. "Uang hasil perampokan itu sudah saya gunakan untuk bayar utang dan biaya sekolah anak," ungkapnya.
Baca juga: Sadis! Perampok Tembak Karyawan Minimarket dan Tabrak Polisi, Diringkus Tanpa Perlawanan
Keduanya terpaksa ditembak kakinya, karena berupaya kabur saat akan ditangkap oleh petugas kepolisian di tempat persembunyiannya di Yogyakarta. Perampokan yang dilakukan keduanya sebulan lalu, sempat menggemparkan Ponorogo.
Korban perampokan tersebut adalah pasangan suami istri guru, Wiwit Eko, dan Uswatun warga Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Saat itu korban usai mengambil uang Rp25 juta dari bank, lalu berbelanja di toko buku. Tanpa sadar uang yang ada di mobil digasak kedua pelaku.
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh dan Dilucuti Pakaiannya, Yoris: Alphard Itu Tak Ada Kunci Rahasianya
Kepada petugas salah seorang pelaku perampokan, Hasan Bisri mengaku, butuh waktu sekitar 30 detik untuk mencongkel pintu mobil dan mengambil uang korban. "Uang hasil perampokan itu sudah saya gunakan untuk bayar utang dan biaya sekolah anak," ungkapnya.
Lihat Juga :