Hari Pertama Masa Transisi, Ada 3 Positif COVID-19 di Kota Malang
Minggu, 31 Mei 2020 - 22:16 WIB
loading...
Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono memasangkan pelindung muka kepada pedagang dan pengunjung Pasar Oro-oro Dowo, Kota Malang. Foto/Dok.Humas Pemkot Malang
A
A
A
MALANG - Hari pertama masa transisi dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya, menuju normal baru, di Kota Malang, ditemukan tiga kasus baru positif COVID-19.
(Baca juga: Akhiri PSBB Malang Raya, Tidak Ada Penambahan Positif COVID-19 )
Berdasarkan data Satgas COVID-19 Kota Malang, yang disampaikan Kabag Humas Pemkot Malang, Widianto, adanya penambahan tiga kasus baru positif COVID-19 tersebut, membuat jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Malang, menjadi sebanyak 50 orang.
"Kasus positif COVID-19 di Kota Malang, saat ini jumlahnya menjadi 50. Dua orang di antaranya meninggal dunia, 17 orang telah dinyatakan sembuh, dan yang menjalani perawatan sebanyak 31 orang," tuturnya, Minggu (31/5/2020).
Dia menyebutkan, tambahan tiga kasus positif COVID-19 ini, antara lain satu orang merupakan istri pasien yang saat ini dirawat di rumah sakit karena positif COVID-19.
Lalu, satu orang lagi adalah istri pasien positif yang meninggal dunia. Dan satu lagi sebelumnya sudah berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sudah menjalani perawatan di rumah sakit.
(Baca juga: Akhiri PSBB Malang Raya, Tidak Ada Penambahan Positif COVID-19 )
Berdasarkan data Satgas COVID-19 Kota Malang, yang disampaikan Kabag Humas Pemkot Malang, Widianto, adanya penambahan tiga kasus baru positif COVID-19 tersebut, membuat jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Malang, menjadi sebanyak 50 orang.
"Kasus positif COVID-19 di Kota Malang, saat ini jumlahnya menjadi 50. Dua orang di antaranya meninggal dunia, 17 orang telah dinyatakan sembuh, dan yang menjalani perawatan sebanyak 31 orang," tuturnya, Minggu (31/5/2020).
Dia menyebutkan, tambahan tiga kasus positif COVID-19 ini, antara lain satu orang merupakan istri pasien yang saat ini dirawat di rumah sakit karena positif COVID-19.
Lalu, satu orang lagi adalah istri pasien positif yang meninggal dunia. Dan satu lagi sebelumnya sudah berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sudah menjalani perawatan di rumah sakit.
Lihat Juga :