Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Miris, Pengasuh Ponpes di Ogan Ilir Cabuli 12 Santrinya

loading...
Miris, Pengasuh Ponpes di Ogan Ilir Cabuli 12 Santrinya
Seorang oknum pengasuh Ponpes di Ogan Ilir, Sumsel ditangkap polisi setelah mencabuli sebanyak 12 santrinya. Foto: SINDOTV/Era Niezma Wedya
OGAN ILIR - Junaidi (22), seorang oknum pengasuh salah satu pondok pesantren ( Ponpes ) di Kabupaten Ogan Ilir , Sumsel, ditangkap polisi karena telah mencabuli 12 orang santrinya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel , Kombes Pol Hisar Siallagan didampingi Kasubdit IV Renakta, Kompol Masnoni mengatakan, Junaidi tercatat sebagai guru dan pengasuh di Ponpes tersebut, dan merupakan warga Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten OKU Timur.

Baca juga: Setubuhi 2 Wanita Hamil Tua, Pimpinan Ponpes Mengelabuhi Suami Korban

Hisar mengatakan, kasus pencabulan ini terungkap setelah adanya laporan dari salah satu orang tua murid yang mengaku anaknya telah menjadi korban pencabulan oleh gurunya yang juga pengasuh di ponpes tersebut.



“Orang tua murid ini curiga anaknya mengeluh sakit di bagian kemaluan. Setelah digali keterangan lebih lanjut, korban mengaku telah menjadi korban pencabulan gurunya sendiri,” katanya, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Geger! Gadis Manado Jadi Budak Seks Ayah Kandungnya, Videonya Viral

Selanjutnya, anggota Subdit PPA melakukan penyelidikan hingga kemudian menangkap Junaidi. Dari keterangan saksi dan alat bukti, diketahui jika korban pencabulan mencapai 12 orang. “Korban berusia 12-13 tahun, semuanya laki-laki,” ungkapnya.

Dari jumlah korban itu, 6 orang di antaranya menjadi korban sodomi, sementara sisanya mendapatkan perlakukan asusila yang berbeda. Perbuatan itu sudah dilakukan sejak Juni 2020 dan baru terbongkar September 2021.

“Modus yang digunakan dengan cara merayu. Tapi ada juga yang diancam oleh Junaidi,” ujarnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top