Kabar Gembira, BOR RS COVID-19 di Jabar Tembus Satu Digit
Rabu, 15 September 2021 - 00:45 WIB
loading...
A
A
A
Namun, kata Kang Emil, lagi-lagi angka tersebut merupakan data lama karena di lapangan angka kematian di Jabar nol. "Angka kematian (dicatat Jabar) nol, sementara dalam catatan PPKM level 4 itu kematiannya naik," ungkapnya.
Meski data yang tersampaikan belum sesuai, namun Kang Emil tetap mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin menjaga protokol kesehatan terutama di tempat-tempat umum yang kini telah dibuka secara bertahap.
Kang Emil pun mengungkapkan catatannya terkait aplikasi Peduli Lindungi yang kini menjadi alat skrining bagi masyarakat yang hendak memasuki tempat publik. Baca juga: BOR Jabar Menukik Tajam hingga Pecah Rekor, Ridwan Kamil: Kita Kebut Vaksinas
Menurutnya, aplikasi Peduli Lindungi hanya menyatakan orang sudah divaksin, sehingga wajar jika masih ada kebocoran orang-orang yang sudah divaksin, tapi positif COVID-19. "Kami antisipasi dengan tes antigen bagi pengunjung di mal dan ini akan kita jaga maksimal," katanya.
Kang Emil juga mengingatkan, meski berbagai sektor telah dibuka secara bertahap, namun mobilitas perlu tetap dibatasi. "Jangan pergi ke luar rumah jika tidak perlu-perlu amat. Kami juga memastikan seratus persen vaksinasi," katanya.
Meski data yang tersampaikan belum sesuai, namun Kang Emil tetap mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin menjaga protokol kesehatan terutama di tempat-tempat umum yang kini telah dibuka secara bertahap.
Kang Emil pun mengungkapkan catatannya terkait aplikasi Peduli Lindungi yang kini menjadi alat skrining bagi masyarakat yang hendak memasuki tempat publik. Baca juga: BOR Jabar Menukik Tajam hingga Pecah Rekor, Ridwan Kamil: Kita Kebut Vaksinas
Menurutnya, aplikasi Peduli Lindungi hanya menyatakan orang sudah divaksin, sehingga wajar jika masih ada kebocoran orang-orang yang sudah divaksin, tapi positif COVID-19. "Kami antisipasi dengan tes antigen bagi pengunjung di mal dan ini akan kita jaga maksimal," katanya.
Kang Emil juga mengingatkan, meski berbagai sektor telah dibuka secara bertahap, namun mobilitas perlu tetap dibatasi. "Jangan pergi ke luar rumah jika tidak perlu-perlu amat. Kami juga memastikan seratus persen vaksinasi," katanya.
(don)
Lihat Juga :