Semalaman Diguyur Hujan Lebat, Ratusan Rumah Warga di Rangkasbitung Terendam Banjir
Selasa, 14 September 2021 - 09:48 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Setubuhi 2 Wanita Hamil Tua, Pimpinan Ponpes Mengelabuhi Suami Korban
Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, kondisi banjir terjadi di Kampung Barangbang, Komplek pendidikan, dan BTN Palaton Kelurahan Muara Ciujung Timur. Kemudian di Kampung Cimesir Desa Rangkasbitung Timur; Kampung Dukuh, dan Kampung Sentral Kelurahan Rangkasbitung Barat.
Banjir juga merendam rumah warga di Kampung Babakan Sepur dan Anyar Desa Jatimulya, Kampung Neglasari, dan Rancasema Desa Kaduagung Timur, Kampung Pasir kaloncing dan BTN Mandala desa Kaduagung Tengah dan Kampung Rancasema, Desa Kaduagung Timur.
Baca juga: Tumbal Pesugihan Orang Tuanya, Satreskrim Polres Gowa Bongkar Makam Korban
Tidak ada korban jiwa akibat bencana banjir tersebut, namun kata Feby, sebanyak 614 Unit rumah terendam banjir, 62 jiwa mengungsi di musala At-Taubah Kampung Barangbang. "Upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Lebak, mengevakuasi warga, menurunkan dua perahu fiber dan melakukan pendistribusian logistik kedaruratan. Kondisi saat ini air masih menggenang rumah warga," terangnya.
Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, kondisi banjir terjadi di Kampung Barangbang, Komplek pendidikan, dan BTN Palaton Kelurahan Muara Ciujung Timur. Kemudian di Kampung Cimesir Desa Rangkasbitung Timur; Kampung Dukuh, dan Kampung Sentral Kelurahan Rangkasbitung Barat.
Banjir juga merendam rumah warga di Kampung Babakan Sepur dan Anyar Desa Jatimulya, Kampung Neglasari, dan Rancasema Desa Kaduagung Timur, Kampung Pasir kaloncing dan BTN Mandala desa Kaduagung Tengah dan Kampung Rancasema, Desa Kaduagung Timur.
Baca juga: Tumbal Pesugihan Orang Tuanya, Satreskrim Polres Gowa Bongkar Makam Korban
Tidak ada korban jiwa akibat bencana banjir tersebut, namun kata Feby, sebanyak 614 Unit rumah terendam banjir, 62 jiwa mengungsi di musala At-Taubah Kampung Barangbang. "Upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Lebak, mengevakuasi warga, menurunkan dua perahu fiber dan melakukan pendistribusian logistik kedaruratan. Kondisi saat ini air masih menggenang rumah warga," terangnya.
(eyt)
Lihat Juga :