KCJB Pakai Teknologi Canggih, KCIC Pastikan Transfer Ilmu ke Pekerja Lokal

Selasa, 14 September 2021 - 04:11 WIB
loading...
KCJB Pakai Teknologi...
PT KCIC memastikan adanya transfer ilmu pengetahuan kepada para pekerja Indonesia dari pengerjaan proyek KCJB yang dirancang dengan menggunakan teknologi canggih terbarukan. Foto/Dok.KCIC
A A A
BANDUNG BARAT - Pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) terus dikebut guna mengejar selesai di akhir tahun 2022. Sejumlah pekerjaan rumit berhasil dirampungkan, di antaranya dengan tembusnya tunnel (terowongan) 8 dan 10 yang berlokasi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Agustus 2021.

"Sampai pertengahan Agustus, progres proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah mencapai 77,92%. Ini masih on the track untuk mengejar target selesai pada akhir tahun 2022," kata GM Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Mirza Soraya dalam keterangannya, Senin (13/9/2021).

Mirza menjelaskan, tembusnya tunnel 8 dan 10 merupakan pencapaian luar biasa karena pembangunan kedua tunnel tersebut berada pada kontur geografis yang cukup tinggi. Tunnel 10 panjangnya 1.230 meter berlokasi di Sukatani, Ngamprah, sedangkan tunnel 8 di Mandalasari, Cikalongwetan, KBB, yang panjangnya 2.190 meter.

Sehingga nantinya KCJB tidak hanya memberikan durasi perjalanan yang singkat bagi para penggunanya. Tapi juga memberikan pengalaman perjalanan menggunakan kereta yang nyaman dan aman karena dibangun dengan teknologi canggih. Termasuk di setiap TOD yang dibangun darimulai Halim, Karawang, Walini, stasiun tambahan Padalarang, dan Tegaluar.

Menurutnya, percepatan pekerjaan itu juga berkat teknologi canggih peluncur gelagar (ginder launcher) berjenis Through-Tunnel Box Girder Erecting Machine yang bisa digunakan di dalam terowongan. Teknologi ini memungkinkan operator untuk menekuk sayap peluncur gelagar karena fleksibel, sehingga mesin mudah dilepas atau pasang. Baca: Polres Serang Bekuk Sindikat Pencuri Spesialis Pecah Kaca.

Teknologi ini, lanjut Mirza, dapat membuat pengerjaan proyek KCJB yang memiliki 13 tunnel menjadi lebih efisien. Sebab peluncur gelagar jenis ini, membuat pemasangan girder box di dalam terowongan pada trase KCJB lebih cepat ketimbang cara lama dengan memasang penyangga di bawahnya, yang umum dilakukan dalam pembangunan jembatan tol.

"Banyaknya teknologi canggih yang digunakan dalam proyek KCJB, bisa jadi kesempatan baik bagi tenaga kerja Indonesia untuk mempelajari hal-hal baru di bidang konstruksi dan melakukan transfer pengetahuan dari tenaga ahli Tiongkok kepada tenaga lokal Indonesia," ucapnya. Baca Juga: Kewalahan Layani Istri, Suami di Rembang Relakan Istrinya Menikah Lagi.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Balik Long Weekend...
Arus Balik Long Weekend Padati Whoosh, Separuh Penumpang Bergerak ke Jakarta
Ada Benda Asing Masuk...
Ada Benda Asing Masuk Lintasan, Whoosh Berhenti di Jalur Layang Kopo
Jelang Imlek, Penumpang...
Jelang Imlek, Penumpang Whoosh Tembus 25 Ribu Orang Per Hari
83 Kantong Jenazah Dievakuasi...
83 Kantong Jenazah Dievakuasi dari Lokasi Longsor Bandung Barat, Pencarian Dilanjutkan
Tinjau Korban Longsor...
Tinjau Korban Longsor di Cisarua, Stafsus Menag: Bagian dari Traumatic Healing
Hari Kedelapan Operasi...
Hari Kedelapan Operasi SAR Longsor Bandung Barat, Total 70 Kantong Jenazah Dievakuasi
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
8 Tips Beli Tiket Kereta...
8 Tips Beli Tiket Kereta Jakarta-Jogja Murah Untuk Liburan Hemat
Rekomendasi
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Berita Terkini
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Infografis
10.000 Drone Canggih...
10.000 Drone Canggih Inggris Akan Dikirim ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved