Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Kewalahan Layani Istri, Suami di Rembang Relakan Istrinya Menikah Lagi

loading...
Kewalahan Layani Istri, Suami di Rembang Relakan Istrinya Menikah Lagi
Kapolres Rembang, AKBP Dandy Ario Yustiawan memberikan keterangan pers, terkait kasus pemalsuan dokumen yang diduga melibatkan pasangan suami istri. Foto: iNews/Musyafa Musa
REMBANG - Seorang suami di Kecamatan Lasem, Rembang , Jawa Tengah ( Jateng ) kewalahan melayani gairah istrinya yang terus memuncak. Karena itu dia merelakan istrinya menikah lagi.

Untuk memuluskan niat pasangan ini, maka sang suami berinisial SC (44), oknum perangkat desa menggunakan identitas milik seorang perempuan tetangganya, supaya sang istrinya berinisial BD (37) bisa menikah lagi.

Selain karena BD sang istri yang memiliki gairah berhubungan intim yang luar biasa, sampai-sampai suaminya merasa kewalahan, juga karena motif ekonomi.

Baca juga: Nikahi 2 Wanita Cantik Sekaligus, Pria Perkasa Dari Empat Lawang Viral di Medsos



Suami istri ini sejak awal sudah sepakat, untuk membayar hutang, BD yang sehari-hari menjadi Kepala PAUD mengambil jalan pintas menjual diri dengan cara mencari sasaran laki-laki lain yang mau diajak menikah, melalui aplikasi pertemanan secara online.

BD kemudian berkenalan dengan pria dari Kecamatan Sale, Rembang, berinisial A. Saat jumpa darat, BD mengaku masih perawan. Setelah berpacaran selama 2 Minggu, sama-sama cocok, memutuskan untuk menikah.

Saat itulah muncul niat dari tersangka, memalsukan identitas sang istri, BD dengan menggunakan identitas milik wanita tetangganya, berinisial I yang berstatus belum menikah, sampai terbit buku nikah dari KUA. I sendiri merupakan guru PAUD yang kebetulan dikepalai BD.

Baca juga: Nafsu Lihat 2 Wanita Hamil Tua, Pimpinan Ponpes Nekat Setubuhi

Kasus terbongkar, setelah korban I akan menikah dengan calon suaminya mendatangi KUA Lasem. I kaget ternyata berstatus sudah menikah. Merasa identitasnya disalahgunakan, I melaporkan kejadian tersebut ke Polres Rembang, sekira bulan Mei 2021 lalu.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top