Tragis! Mahasiswi Cantik Unimed Tewas Hanyut Saat Mandi di Sungai Sirahar
Senin, 13 September 2021 - 15:36 WIB
loading...
Tim SAR dibantu warga saat mengevakuasi mayat mahasiswi cantik yang tewas hanyut saat mandi di Sungai Sirahar, Desa Pusuk 2, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara
A
A
A
MEDAN - Mahasiswi cantik Universitas Negeri Medan (Unimed), Rahul br Siringoringo (18), ditemukan tewas di aliran Sungai Sirahar di Desa Pusuk 2, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Senin (13/9/2021).
Mahasiswi yang beralamat di Dusun 5 Sosor Natam Pusuk I Kecamatan Parlilitan itu sempat dinyatakan hilang akibat terseret arus sungai sejak Minggu, 12 September 2021 sore kemarin.
Baca juga: Muncul Fakta Baru Kematian Bocah Korban Pertama Dugaan Ritual Pesugihan di Gowa
"Korban ditemukan pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIB oleh tim SAR gabungan. Korban ditemukan sekitar 50 meter dari awal dilaporkan hilang," sebut Koordinator Pos SAR Parapat Danau Toba, Hisar Turnip.
Hisar mengaku proses evakuasi korban berjalan cukup dramatis , karena medan di lokasi pencarian yang sangat menantang. Lokasi berada di tebing sungai curam dan sangat licin dan dipenuhi pepohonan.
Kedalaman sisi tebing sungai diperkirakan mencapai 100 meter dengan kemiringan lebih dari 90 derajat. Petugas pun terpaksa menggunakan peralatan mountenering, Rescuer untuk menuruni sisi tebing sungai untuk mengangkat korban dari dalam sungai.
"Korban sudah terlihat dari atas pinggiran sungai, namun kondisi medan dilapangan menyulitkan tim utk mengevakuasi korban. Tim harus membuat sistem tali temali untuk mempermudah mengevakuasi korban dari dalam sungai. Sekitar pukul 13.30 WIB korban berhasil kita angkat dan kita evakuasi, selanjutnya kita serahkan kepada pihak keluarga utk disemayamkan di rumah duka," terangnya.
Mahasiswi yang beralamat di Dusun 5 Sosor Natam Pusuk I Kecamatan Parlilitan itu sempat dinyatakan hilang akibat terseret arus sungai sejak Minggu, 12 September 2021 sore kemarin.
Baca juga: Muncul Fakta Baru Kematian Bocah Korban Pertama Dugaan Ritual Pesugihan di Gowa
"Korban ditemukan pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIB oleh tim SAR gabungan. Korban ditemukan sekitar 50 meter dari awal dilaporkan hilang," sebut Koordinator Pos SAR Parapat Danau Toba, Hisar Turnip.
Hisar mengaku proses evakuasi korban berjalan cukup dramatis , karena medan di lokasi pencarian yang sangat menantang. Lokasi berada di tebing sungai curam dan sangat licin dan dipenuhi pepohonan.
Kedalaman sisi tebing sungai diperkirakan mencapai 100 meter dengan kemiringan lebih dari 90 derajat. Petugas pun terpaksa menggunakan peralatan mountenering, Rescuer untuk menuruni sisi tebing sungai untuk mengangkat korban dari dalam sungai.
"Korban sudah terlihat dari atas pinggiran sungai, namun kondisi medan dilapangan menyulitkan tim utk mengevakuasi korban. Tim harus membuat sistem tali temali untuk mempermudah mengevakuasi korban dari dalam sungai. Sekitar pukul 13.30 WIB korban berhasil kita angkat dan kita evakuasi, selanjutnya kita serahkan kepada pihak keluarga utk disemayamkan di rumah duka," terangnya.
Lihat Juga :