Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Tragis! Mahasiswi Cantik Unimed Tewas Hanyut Saat Mandi di Sungai Sirahar

loading...
Tragis! Mahasiswi Cantik Unimed Tewas Hanyut Saat Mandi di Sungai Sirahar
Tim SAR dibantu warga saat mengevakuasi mayat mahasiswi cantik yang tewas hanyut saat mandi di Sungai Sirahar, Desa Pusuk 2, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara
MEDAN - Mahasiswi cantik Universitas Negeri Medan (Unimed), Rahul br Siringoringo (18), ditemukan tewas di aliran Sungai Sirahar di Desa Pusuk 2, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Senin (13/9/2021).

Mahasiswi yang beralamat di Dusun 5 Sosor Natam Pusuk I Kecamatan Parlilitan itu sempat dinyatakan hilang akibat terseret arus sungai sejak Minggu, 12 September 2021 sore kemarin.

Baca juga: Muncul Fakta Baru Kematian Bocah Korban Pertama Dugaan Ritual Pesugihan di Gowa

"Korban ditemukan pagi tadi sekitar pukul 09.30 WIB oleh tim SAR gabungan. Korban ditemukan sekitar 50 meter dari awal dilaporkan hilang," sebut Koordinator Pos SAR Parapat Danau Toba, Hisar Turnip.



Hisar mengaku proses evakuasi korban berjalan cukup dramatis , karena medan di lokasi pencarian yang sangat menantang. Lokasi berada di tebing sungai curam dan sangat licin dan dipenuhi pepohonan.

Kedalaman sisi tebing sungai diperkirakan mencapai 100 meter dengan kemiringan lebih dari 90 derajat. Petugas pun terpaksa menggunakan peralatan mountenering, Rescuer untuk menuruni sisi tebing sungai untuk mengangkat korban dari dalam sungai.

"Korban sudah terlihat dari atas pinggiran sungai, namun kondisi medan dilapangan menyulitkan tim utk mengevakuasi korban. Tim harus membuat sistem tali temali untuk mempermudah mengevakuasi korban dari dalam sungai. Sekitar pukul 13.30 WIB korban berhasil kita angkat dan kita evakuasi, selanjutnya kita serahkan kepada pihak keluarga utk disemayamkan di rumah duka," terangnya.

Baca juga: Campur Sperma ke Makanan Istri Teman, Dokter DP Diperiksa Polda Jateng

Hisar menjelaskan, korban hanyut terbawa arus Sungai Sirahar saat mandi-mandi bersama 5 orang temannya pada Minggu sore pukul 16.30 WIB.

Saat itu, cuaca di sekitar lokasi turun hujan cukup deras sehingga menyebabkan air sungai meluap dan menyeret kelima korban. Awalnya korban dan temannya sempat terjebak di pinggir sungai. Namun rekan korban bisa menyelematkan diri sementara korban hilang terbawa arus.



Teman korban yg selamat langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan kepada BPBD Humbahas. Selanjutnya dilakukan pencarian namun korban tidak ditemukan hingga akhirnya dilaporkan kepada petugas siaga Pos SAR Parapat Danau Toba.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top