Dililit Kemiskinan, Ibu 5 Anak di Medan Harus Banting Tulang Jadi Pengupas Kulit Kepiting
Senin, 13 September 2021 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tulis Surat Wasiat, Mahasiswi Cantik Semester Akhir Tewas Gantung Diri karena Asmara
"Pekerjaan ini sudah lama saya tekuni, untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kami setiap bulannya harus membayar sewa rumah Rp350 ribu. Selain itu untuk belanja kebutuhan rumah tangga, karena suami saya bekerja sebagai nelayan yang penghasilannya tidak menentu," ungkapnya.
Pasangan suami istri Yandi (40) dan Ermayuni ini mempunyai lima anak. Yang paling tua berusia 18 tahun, dan paling kecil empat tahun. Mereka tidak memiliki BPJS Kesehatan, dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), karena tidak mempunyai Kartu Keluarga (KK).
Baca juga: Memilukan, Pengemudi Ojol Kakinya Putus Ditabrak Mobil Mewah Porsche Magnum
Menurut pengakuan Ermayuni, selama ini tidak memiliki KK karena tidak mampu untuk mengurusnya. Untuk mengurus KK tersebut, harus membayar Rp150 ribu melalui kepala lingkungan setempat.
"Pekerjaan ini sudah lama saya tekuni, untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kami setiap bulannya harus membayar sewa rumah Rp350 ribu. Selain itu untuk belanja kebutuhan rumah tangga, karena suami saya bekerja sebagai nelayan yang penghasilannya tidak menentu," ungkapnya.
Pasangan suami istri Yandi (40) dan Ermayuni ini mempunyai lima anak. Yang paling tua berusia 18 tahun, dan paling kecil empat tahun. Mereka tidak memiliki BPJS Kesehatan, dan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), karena tidak mempunyai Kartu Keluarga (KK).
Baca juga: Memilukan, Pengemudi Ojol Kakinya Putus Ditabrak Mobil Mewah Porsche Magnum
Menurut pengakuan Ermayuni, selama ini tidak memiliki KK karena tidak mampu untuk mengurusnya. Untuk mengurus KK tersebut, harus membayar Rp150 ribu melalui kepala lingkungan setempat.
(eyt)
Lihat Juga :