Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Perkuat Ketahanan Pangan, HIPMI Serahkan Bantuan 25 Ton Beras ke Pemprov Jatim

loading...
Perkuat Ketahanan Pangan, HIPMI Serahkan Bantuan 25 Ton Beras ke Pemprov Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima bantuan 25 ton beras dari HIPMI Jatim di Gedung Negara Grahadi.
SURABAYA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( HIPMI ) Jawa Timur (Jatim) menyerahkan bantuan 25 ton beras untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) atau miskin di wilayah Jatim.

Bantuan diberikan oleh Ketua Umum HIPMI Jatim Rois Sunandar Maming dan diterima langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (12/9/2021).

Rois Sunandar Maming mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut merupakan rangkaian kegiatan HIPMI Pusat dengan HIPMI Daerah untuk membantu pemerintah memperkuat ketahanan pangan di masa pandemi. "Selain memberi bantuan pangan, kami juga gencar melakukan vaksinasi massal di berbagai daerah," katanya.

Baca juga: Gagal Bunuh Diri, Perempuan Ini Ditemukan Mengambang di Sungai Brantas



Sebelumnya, HIPMI Jatim bersama HIPMI Pusat telah melaksanakan vaksinasi di Gresik sebanyak 15.000 dosis vaksin. Selain itu, vaksinasi juga digelar di Bangkalan sebanyak 1.000 dosis vaksin, Probolinggo sebanyak 500 dosis dan Banyuwangi sebanyak 500 dosis. "Kami juga akan menggelar vaksinasi di Bandara Juanda akhir September sebanyak 5.000 dosis vaksin," terang Rois.

Sementara itu Khofifah Indar Parawansa berharap, dengan adanya bantuan ini maka tingkat kemiskinan di Jatim bisa diminimalisir. Khofifah mengungkapkan, jumlah masyarakat miskin di Jatim pada semester I 2021 turun, utamanya di pedesaan turun sebesar 33.246 jiwa, tetapi di perkotaan naik 20.000 jiwa.

Baca juga: Pemprov Jatim Terima Bantuan 470 Tabung Oksigen dan 100 Unit Regulator

“Semua akan berubah dengan adanya bantalan sosial. Artinya kedalaman dan keparahan itu menipis, artinya kalau mereka diberi bantalan-bantalan sosial seperti ini kemungkinan yang parah dan yang dalam akan makin mendekati garis kemiskinan," pungkasnya.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top