Cerita Ko Heri Botak: Dari Pemandu Wisata Putar Haluan Berjualan Parfum Keliling demi Menyambung Hidup

Kamis, 09 September 2021 - 14:54 WIB
loading...
A A A
Sayang, semua cerita manis itu kini tinggal kenangan. Bisnis wisata Heri hancur, semua paket perjalanan wisata miliknya sudah tak lagi menghasilkan uang akibat dampak dari pandemi COVID-19.

Cerita Ko Heri Botak: Dari Pemandu Wisata Putar Haluan Berjualan Parfum Keliling demi Menyambung Hidup


Heri pun kini menggeluti pekerjaan baru yang jauh dari kata wisata, yakni sebagai pedagang parfum keliling. Sebelum menjajakan parfum, Heri pernah mencoba melamar pekerjaan di tempat lain, namun selalu mendapat penolakan.

"Saya sudah beberapa tempat mencari pekerjaan, tapi kebanyakan ditolak karena masalah para pekerja di PHK atau pun hotel-hotel tidak menerima karyawan lagi," kata Heri ketika ditemui MNC Portal Indonesia.

Baca juga: Pemandu Lagu Cantik Dibunuh Selingkuhannya Usai Asyik Berhubungan Badan

Setiap hari, dari pagi sampai malam Heri berkeliling menjajakan parfum dan juga kosmestik. Mulai dari kawasan pusat Kota Manado, di mana ada keramaian, di situlah Heri menjual produknya.

Cafe, hotel, penginapan maupun tempat-tempat spa dimasukinya. Meski sering mendapat penolakan, namun Heri tetap sabar dan tidak merasa malu. "Saya tidak pernah merasa malu, karena apapun yang saya lakukan selama itu untuk bekerja dan bertahan hidup, itulah yang saya lakukan," ujar Heri.

Baca juga: Viral Kakek Linglung Bawa Uang Rp150 Juta dan Emas 250 Gram, Terdampar di Pali

Meski hasil dari menjual parfum itu masih jauh dari kata cukup untuk biaya kehidupan sehari-hari, Heri tetap bertahan. Heri berharap agar pandemi COVID-19 ini cepat berakhir, agar dia bisa kembali berkecimpung di dunia pariwisata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
Kemenpar: Program Mudik...
Kemenpar: Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Berdampak Positif bagi Pariwisata
Berorientasi Global,...
Berorientasi Global, IPTI Perkuat Pendidikan Pariwisata
Prabowo Tegur Gubernur...
Prabowo Tegur Gubernur Bali Soal Sampah: Pariwisata Tak akan Bertahan jika Lingkungan Kotor
Kampoeng Heritage Kajoetangan...
Kampoeng Heritage Kajoetangan Malang Raih Juara 1 Pokdarwis Nasional
Pengembangan Pariwisata,...
Pengembangan Pariwisata, Balkondes Karangrejo Borobudur Tampil di Pasar Eropa
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
Rekomendasi
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Berita Terkini
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved