Kembangkan Seni Islami, Batola Gelar Muharram Festival
Rabu, 08 September 2021 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Bupati Batola Hj Noormiliyani AS mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan. Ia mengatakan, Pemkab Batola sangat mendorong segala kegiatan positif bernuansa keagamaan demi mendukung tumbuh kembangnya generasi-generasi yang mencintai agama dan memiliki akhlakul karimah. Kendati, lanjutnya, akibat pandemi Covid-19 terjadi hambatan terhadap seluruh akivitas pemerintahan maupun masyarakat termasuk kegiatan keagamaan.
Wanita yang pernah menjabat Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini mengutarakan, terdapat beberapa kegiatan bernuansa islami seperti festival habsyi, festival hadrah, rebana, lomba jukung hias, lomba da’i anak-anak, remaja, dan dewasa, lomba busana muslim bekerjasama dengan beberapa design nasional, namun karena pandemi akhirnya terpaksa ditiadakan.
Terkait dengan Festival Muharram, menurut bupati perempuan pertama di Kalsel ini, memang merupakan bulan yang sangat berarti bagi masyarakat muslim lebih khusus Batola. Namun setelah melihat situasi melandainya tingkat sebaran Covid-19, akhirnya baru sekarang kegiatan bisa direalisasikan walau pun hanya tiga jenis seperti sinoman hadrah, maulid, dan fashion busana muslim.
“Saya berharap Insyallah tahun depan jika pandemi bisa berkurang atau turun level, syukur-syukur berakhir, kegiatan bernuasa islami semacam ini akan lebih ditingkatkan,” katanya sembari mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berusaha menekan tingkat sebaran Covid-19 dengan senantiasa memperhatikan prokes. CM
Wanita yang pernah menjabat Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini mengutarakan, terdapat beberapa kegiatan bernuansa islami seperti festival habsyi, festival hadrah, rebana, lomba jukung hias, lomba da’i anak-anak, remaja, dan dewasa, lomba busana muslim bekerjasama dengan beberapa design nasional, namun karena pandemi akhirnya terpaksa ditiadakan.
Terkait dengan Festival Muharram, menurut bupati perempuan pertama di Kalsel ini, memang merupakan bulan yang sangat berarti bagi masyarakat muslim lebih khusus Batola. Namun setelah melihat situasi melandainya tingkat sebaran Covid-19, akhirnya baru sekarang kegiatan bisa direalisasikan walau pun hanya tiga jenis seperti sinoman hadrah, maulid, dan fashion busana muslim.
“Saya berharap Insyallah tahun depan jika pandemi bisa berkurang atau turun level, syukur-syukur berakhir, kegiatan bernuasa islami semacam ini akan lebih ditingkatkan,” katanya sembari mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berusaha menekan tingkat sebaran Covid-19 dengan senantiasa memperhatikan prokes. CM
(srf)
Lihat Juga :