Waspada Tsunami, 48 Kali Gempa Bumi di Jabar 74 Persen Terjadi di Laut
Minggu, 05 September 2021 - 12:23 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandung mencatat 48 kali kejadian gempa bumi selama Agustus 2021. Dari jumlah itu, sekitar 74 persen terjadi di laut akibat aktivitas sesar di dasar laut.
Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu mengatakan, melihat lokasi pusat kejadian gempa bumi lebih dari separuhnya terjadi di laut, sehingga wilayah pantai selatan Jawa Barat berpotensi terjadinya tsunami yang diakibatkan oleh gempa bumi. Kendati begitu, puluhan gempa yang terjadi dengan kekuatan di bawah 4 skala richter.
"Dari peta distribusi epicenter gempa bumi periode bulan Agustus 2021, terlihat 36 kejadian gempabumi terjadi dilaut dan tersebar di selatan Pulau Jawa, sebagai akibat dari subduksi pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia," kata dia.
Baca juga: Bisa Timbulkan Gempa Bumi Kapan Saja, Ini Enam Sesar Aktif di Jawa Barat
Sedangkan 12 gempabumi terjadi didarat dengan kedalaman dangkal sebagai aktivitas sesar lokal. Sementara gempa bumi terjadi di darat yang disebabkan oleh aktivitas sesar ada sebanyak delapan kejadian. Satu diantara dirasakan akibat aktivitas sesar Cimandiri. Ini menandakan bahwa sesar yang ada di wilayah Jawa Barat adalah sesar aktif yang
perlu diwaspadai oleh masyarakat.
Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu mengatakan, melihat lokasi pusat kejadian gempa bumi lebih dari separuhnya terjadi di laut, sehingga wilayah pantai selatan Jawa Barat berpotensi terjadinya tsunami yang diakibatkan oleh gempa bumi. Kendati begitu, puluhan gempa yang terjadi dengan kekuatan di bawah 4 skala richter.
"Dari peta distribusi epicenter gempa bumi periode bulan Agustus 2021, terlihat 36 kejadian gempabumi terjadi dilaut dan tersebar di selatan Pulau Jawa, sebagai akibat dari subduksi pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia," kata dia.
Baca juga: Bisa Timbulkan Gempa Bumi Kapan Saja, Ini Enam Sesar Aktif di Jawa Barat
Sedangkan 12 gempabumi terjadi didarat dengan kedalaman dangkal sebagai aktivitas sesar lokal. Sementara gempa bumi terjadi di darat yang disebabkan oleh aktivitas sesar ada sebanyak delapan kejadian. Satu diantara dirasakan akibat aktivitas sesar Cimandiri. Ini menandakan bahwa sesar yang ada di wilayah Jawa Barat adalah sesar aktif yang
perlu diwaspadai oleh masyarakat.
Lihat Juga :