Berawal Saling Tatap, Pemuda di Kota Bitung Aniaya dua warga dengan Pisau
Minggu, 05 September 2021 - 07:22 WIB
loading...
Tersangak penikaman saat diamankan di kantor polisi. MPI/Subhan
A
A
A
BITUNG - Seorang pemuda di Kota Bitung berinisial ARH alias Adit (17) tega menganiaya dua orang pria dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau hanya karena salah paham ketika saling bertatapan. Peristiwa tersebut terjadi di depan Kantor PLN Kelurahan Madidir Ure Lingkungan IV RT 014 Kecamatan Madidir sekira pukul 05.30 Wita, Kamis (2/9/2021) lalu.
Kasubbag Humas Polres Bitung, AKP Hermanses Juda Katiandagho mengatakan peristiwa itu bermula saat tersangka bersama dua rekannya bertolak dari arah Kelurahan Danowudu menuju wilayah Kecamatan Aertembaga mengantar salah satu rekannya menggunakan sepeda motor.
"Namun saat melintas di depan Kantor PLN Kelurahan Madidir Ure, motor yang dikendarai tersangka tiba-tiba mogok. Dia bersama rekannya berusaha untuk menghidupkan kembali motor tapi tidak berhasil dan saat itu tersangka melihat kedua korban yaitu TM (35) dan RAT (28) berdiri di samping jalan," tutur Kasubbag Humas Polres Bitung, AKP Hermanses Juda Katiandagho, Sabtu (4/9/2021).
Karena motor tak kunjung menyala, tersangka menatap ke arah kedua korban dengan maksud meminta bantuan untuk mendorong sepeda motor, namun tatapan tersangka ditanggapi lain oleh keduanya.
Kenapa kamu lihat-lihat ? gertak kedua korban kepada tersangka. Mendengar kata-kata itu membuat dia emosi dan meminta rekannya utuk berusaha menghidupkan sepeda motor yang mogok tersebut. Baca: Buntut Pemuda Dihajar Massa di Depan sang Ibu, Dua Kubu Pemuda di Medan Tawuran.
Kasubbag Humas Polres Bitung, AKP Hermanses Juda Katiandagho mengatakan peristiwa itu bermula saat tersangka bersama dua rekannya bertolak dari arah Kelurahan Danowudu menuju wilayah Kecamatan Aertembaga mengantar salah satu rekannya menggunakan sepeda motor.
"Namun saat melintas di depan Kantor PLN Kelurahan Madidir Ure, motor yang dikendarai tersangka tiba-tiba mogok. Dia bersama rekannya berusaha untuk menghidupkan kembali motor tapi tidak berhasil dan saat itu tersangka melihat kedua korban yaitu TM (35) dan RAT (28) berdiri di samping jalan," tutur Kasubbag Humas Polres Bitung, AKP Hermanses Juda Katiandagho, Sabtu (4/9/2021).
Karena motor tak kunjung menyala, tersangka menatap ke arah kedua korban dengan maksud meminta bantuan untuk mendorong sepeda motor, namun tatapan tersangka ditanggapi lain oleh keduanya.
Kenapa kamu lihat-lihat ? gertak kedua korban kepada tersangka. Mendengar kata-kata itu membuat dia emosi dan meminta rekannya utuk berusaha menghidupkan sepeda motor yang mogok tersebut. Baca: Buntut Pemuda Dihajar Massa di Depan sang Ibu, Dua Kubu Pemuda di Medan Tawuran.
Lihat Juga :