Geger, Jenazah Wanita yang Diawetkan Ditemukan Tergeletak di Pinggir Sungai
Minggu, 05 September 2021 - 06:19 WIB
loading...
Warga digegerkan dengan temuan jenazah yang nampak diawetkan tergeletak di pinggir Sungai Rongkong, Desa Wara, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Foto iNews TV/Nasruddin R
A
A
A
LUWU UTARA - Warga digegerkan dengan temuan jenazah yang nampak diawetkan tergeletak di pinggir Sungai Rongkong, Desa Wara, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara , Sulawesi Selatan. Jenazah tersebut diduga berasal dari lokasi pemakaman yang tersapu banjir.
![Geger, Jenazah Wanita yang Diawetkan Ditemukan Tergeletak di Pinggir Sungai]()
Muzakir warga Desa Wara mengatakan, jenazah berjenis kelamin wanita ini ditemukan tergelatak di pinggir Sungai Rongkong, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan
Baca : Kerangka Homo Sapiens Berusia 7.200 Tahun Ditemukan di Leang Panninge
"Saat ditemukan jenazah tersebut nampak seperti tertutup busa kuat dugaan jenazah berawal dari salah satu pemakaman yang sebelumnya mendapat suntikan formalin untuk proses pengawetan," kata Muzakir, Sabtu (4/9/2021).
Jenazah, kata dia, tersebut diduga berasal dari salah satu area pemakaman yang tersapu banjir.
Tim Basarnas dibantu warga langsung melakukan evakuasi. Proses evakuasi berjalan dramatis karena tim harus berjalan kaki sekitar 200 meter di bawah genangan banjir yang berlumpur.

Muzakir warga Desa Wara mengatakan, jenazah berjenis kelamin wanita ini ditemukan tergelatak di pinggir Sungai Rongkong, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan
Baca : Kerangka Homo Sapiens Berusia 7.200 Tahun Ditemukan di Leang Panninge
"Saat ditemukan jenazah tersebut nampak seperti tertutup busa kuat dugaan jenazah berawal dari salah satu pemakaman yang sebelumnya mendapat suntikan formalin untuk proses pengawetan," kata Muzakir, Sabtu (4/9/2021).
Jenazah, kata dia, tersebut diduga berasal dari salah satu area pemakaman yang tersapu banjir.
Tim Basarnas dibantu warga langsung melakukan evakuasi. Proses evakuasi berjalan dramatis karena tim harus berjalan kaki sekitar 200 meter di bawah genangan banjir yang berlumpur.
Lihat Juga :