Padi Diserang Hama Wareng, Petani Banyuasin Gagal Panen
Kamis, 02 September 2021 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
"Para petani juga kita imbau untuk waspada terhadap serangan lanjutan dari hama dengan mengintensifkan pengamatan bersama petugas POPT setempat. Setelah adanya upaya pengendalian, WBC sudah mulai berkurang," katanya.
Sementara itu, seorang petani Desa Perajen, Hermanto (54) mengatakan, bahwa dirinya tinggal menunggu 2-3 minggu menjelang masa panen, namun ribuan hama secara tiba-tiba menyerang padang padinya hingga menjadi layu. "Serangga tersebut meninggalkan cairan yang membuat batang padi menjadi layu," ujarnya.
Dijelaskan Hermanto, kejadian serangan hama tersebut baru pertama kali terjadi di tahun 2021 ini, sehingga dirinya sedikit kesulitan dalam mengatasinya. Baca: Ratusan Warga Telagasari Karawang Antre Vaksin Sejak Subuh.
Sebelum datangnya hama, lanjut Hermanto, berbagai upaya penanggulangan dengan cara sederhana dilakukan agar terhindar dari serangan hama seperti penyemprotan pestisida maupun obat-obatan tradisional untuk tanaman.
"Pencegahan harus cepat dilakukan, jika tidak semua lahan sawah bisa rusak dan pastinya akan mengalami kerugian," ucap Hermanto. Baca Juga: Ungkap Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Polisi: Kita Butuh Kehati-hatian.
Sementara itu, seorang petani Desa Perajen, Hermanto (54) mengatakan, bahwa dirinya tinggal menunggu 2-3 minggu menjelang masa panen, namun ribuan hama secara tiba-tiba menyerang padang padinya hingga menjadi layu. "Serangga tersebut meninggalkan cairan yang membuat batang padi menjadi layu," ujarnya.
Dijelaskan Hermanto, kejadian serangan hama tersebut baru pertama kali terjadi di tahun 2021 ini, sehingga dirinya sedikit kesulitan dalam mengatasinya. Baca: Ratusan Warga Telagasari Karawang Antre Vaksin Sejak Subuh.
Sebelum datangnya hama, lanjut Hermanto, berbagai upaya penanggulangan dengan cara sederhana dilakukan agar terhindar dari serangan hama seperti penyemprotan pestisida maupun obat-obatan tradisional untuk tanaman.
"Pencegahan harus cepat dilakukan, jika tidak semua lahan sawah bisa rusak dan pastinya akan mengalami kerugian," ucap Hermanto. Baca Juga: Ungkap Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Polisi: Kita Butuh Kehati-hatian.
(nag)
Lihat Juga :