Bandara Sam Ratulangi Manado Investigasi Isu Praktik Calo dan Pemalsuan Dokumen Kesehatan
Kamis, 02 September 2021 - 08:52 WIB
loading...
A
A
A
Menanggapi hal tersebut, Yusman, selaku Airport Operation Services and Security Senior Manager Bandara Sam Ratulangi yang sekaligus wakil ketua ASC menyampaikan bahwa pihak Airport Security (Avsec) Bandara Sam Ratulangi Manado bersama TNI Polri yang tergabung dalam Bantuan Kendali Operasi (BKO) saat ini tengah melakukan investigasi.
Untuk itu, Yusman mengimbau agar para calon penumpang dapat waspada dan segera melaporkan jika menemukan kejadian serupa ke pihak Avsec di bandara agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami harap masyarakat khususnya calon penumpang dapat memenuhi persayaratan perjalanan secara mandiri melalui Fasilitas Pelayanan Kesehatan (FASYANKES) yang resmi serta mengunduh aplikasi PeduliLindungi untuk memperlancar proses pemeriksaan dokumen kesehatan dan menghindari adanya pemalsuan dokumen,” tutur Yusman.
Pertemuan itu sendiri kata Yusman rutin digelar dalam rangka untuk mengupdate bentuk-bentuk ancaman keamanan dan mitigasi penanggulannya guna memberikan kepastian keamanan dan keselamatan operasional Bandara khususnya selama masa pandemi Covid-19. Baca: Ini Alasan Penghulu Jenaka yang Viral asal Malang Buat Nasehat Pernikahan Lucu.
“Selama masa pandemi ini kita dituntut untuk dapat lebih memperketat pengawasan keamanan dan keselematan para pengguna jasa di Bandara Sam Ratulangi Manado. Seluruh laporan dan isu yang muncul selama masa pandemi ini menjadi bahan evaluasi bagi kita semua,” kata Yusman.
Dalam pertemuan kali ini dipaparkan terkait Airport Security Programme (ASP) yang diantaranya berisi sistem keamanan bandar udara, pemeriksaaan keamanan penumpang dan orang selain penumpang, serta isu-isu keamanan. Dilanjutkan dengan pemaparan terkait Airport Emergency Plan (AEP) terkait alur komunikasi dan koordinasi saat terjadinya keadaan darurat. Baca Juga: Dua Kali Terpapar COVID-19, Dokter yang Bertugas di Batu Bara Meninggal Dunia.
Untuk itu, Yusman mengimbau agar para calon penumpang dapat waspada dan segera melaporkan jika menemukan kejadian serupa ke pihak Avsec di bandara agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami harap masyarakat khususnya calon penumpang dapat memenuhi persayaratan perjalanan secara mandiri melalui Fasilitas Pelayanan Kesehatan (FASYANKES) yang resmi serta mengunduh aplikasi PeduliLindungi untuk memperlancar proses pemeriksaan dokumen kesehatan dan menghindari adanya pemalsuan dokumen,” tutur Yusman.
Pertemuan itu sendiri kata Yusman rutin digelar dalam rangka untuk mengupdate bentuk-bentuk ancaman keamanan dan mitigasi penanggulannya guna memberikan kepastian keamanan dan keselamatan operasional Bandara khususnya selama masa pandemi Covid-19. Baca: Ini Alasan Penghulu Jenaka yang Viral asal Malang Buat Nasehat Pernikahan Lucu.
“Selama masa pandemi ini kita dituntut untuk dapat lebih memperketat pengawasan keamanan dan keselematan para pengguna jasa di Bandara Sam Ratulangi Manado. Seluruh laporan dan isu yang muncul selama masa pandemi ini menjadi bahan evaluasi bagi kita semua,” kata Yusman.
Dalam pertemuan kali ini dipaparkan terkait Airport Security Programme (ASP) yang diantaranya berisi sistem keamanan bandar udara, pemeriksaaan keamanan penumpang dan orang selain penumpang, serta isu-isu keamanan. Dilanjutkan dengan pemaparan terkait Airport Emergency Plan (AEP) terkait alur komunikasi dan koordinasi saat terjadinya keadaan darurat. Baca Juga: Dua Kali Terpapar COVID-19, Dokter yang Bertugas di Batu Bara Meninggal Dunia.
(nag)
Lihat Juga :