Normalisasi Sungai Masamba, Sedimen Dikeruk hingga Kedalaman 1 Meter

Rabu, 01 September 2021 - 14:24 WIB
loading...
Normalisasi Sungai Masamba,...
Alat berat yang dikerahkan pemerintah untuk melakukan pengerukan di Sungai Masamba. Foto: Humas Pemkab Luwu Utara
A A A
LUWU UTARA - Pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) kembali melakukan normalisasi di bagian kanan hulu jembatan Masamba, Selasa 31 Agustus 2021.

Pengawas lapangan BBWSPJ, Fahruddin mengatakan, normalisasi yang dilakukan berupa pengerukan sedimen hingga kedalaman 1 meter.

Baca juga:Bupati Sebut Penanganan Bencana di Luwu Utara Butuh Dukungan Masyarakat

"Normalisasi ini bagian dari pekerjaan tanggul dan itu sudah dari dulu kita kerjakan, karena sekarang terjadi peninggian penambahan sedimentasi makanya hari ini kembali kita lakukan pengerukan," ucap Fahruddin dalam siaran persnya.

Normalisasi yang dilakukan saat ini adalah salah satu upaya pengendalian banjir di Sungai Masamba .

"Pekerjaan ini belum optimal karena pengendalian sedimen di hulu berupa pembangunan sabo dam masih direncanakan akan dibangun tahun depan. Jadi pengerukan ini adalah pekerjaan sementara yang bisa kita lakukan agar air tidak meluap ke pemukiman warga," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPUTRPKP2) Luwu Utara, Sri Rahayu menyampaikan, hasil pengerukan langsung dibawa ke tempat penampungan yang direkomendasikan DPUTRPKP2 dan disetujui balai.

Baca juga:Longsor di Luwu Utara Putus Akses Jalan Poros Maipi-Masamba

"Untuk saat ini sudah ada lima disposal area yang disediakan pemerintah daerah, lahan pribadi masyarakat 4, lahan bandara 1," kata Sri saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Diakui Sri Rahayu, sampai saat ini masih ada masyarakat yang mengajukan dan bersedia digunakan lahannya sebagai tempat penampungan sedimen.

"Tadi ada lagi yang mengajukan, besok baru kami buat rekomendasinya karena untuk penentuan disposal tidak bisa kami berikan rekomendasi begitu saja, karena terkait material yang tidak bisa dibawa keluar dalam jangka waktu tertentu karena akan diaudit untuk volume material yang ditampung," singkatnya.

Tak hanya balai, saat ini juga berlangsung pekerjaan berupa pengerukan di bagian hilir kanan setelah jembatan Masamba oleh DPUTRPKP2. Hanya saja hasil pengerukannya dimanfaatkan menjadi tanggul darurat yang berfungsi sebagai penghalang agar air sungai tidak meluap ke pemukiman warga dan ruas jalan Masamba saat hujan deras.

Baca juga:BMKG Gelar Sekolah Lapang Gempa Bumi di Luwu Utara

Sebagai informasi berdasarkan hasil identifikasi dari Lembaga Kajian Kebencanaan Universitas Hasanuddin disebutkan bahwa total estimasi sedimentasi banjir bandang di tiga sungai pascabanjir di Luwu Utara pada 13 Juli 2020 lalu sebesar 222.476.966 m³.

Rinciannya adalah sungai Rongkong 136.838.603 m³, sungai Masamba 55.131.761,29 m³, dan sungai Radda 9.141.608 m³.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Banjir Luwu Utara Bikin...
Banjir Luwu Utara Bikin 5 Desa Terisolasi 3 Bulan, Pemerintah Tutup Mata?
Tak Ulas Visi Misi,...
Tak Ulas Visi Misi, Suaib Mansur Banyak Curhat dan Minta Dukungan
Pencarian Korban Bencana...
Pencarian Korban Bencana Banjir Luwu Utara Terus Dilakukan
Warga Sulsel di Jayapura...
Warga Sulsel di Jayapura Galang Bantuan untuk Bencana Masamba
Apa Itu Rehabilitasi...
Apa Itu Rehabilitasi yang Diberikan Prabowo untuk 2 Guru Luwu Utara
Dua Guru Luwu Utara...
Dua Guru Luwu Utara Bersyukur Dapat Rehabilitasi dari Presiden Prabowo
Prabowo Pulihkan Nama...
Prabowo Pulihkan Nama Baik 2 Guru yang Dipecat di Luwu Utara, Istana: Pahlawan Harus Dilindungi
Rekomendasi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved