Perhimpunan Pedagang Pasar Baru Batalkan Aksi Selasa, Ini Penyebabnya
Sabtu, 30 Mei 2020 - 15:24 WIB
loading...
Sejumlah PKL nekat berdagang di depan Pasar Baru Trade Center pada 20 Mei 2020 lalu. Akhirnya para PKL dan pembeli dibubarkan petugas Satpol PP Kota Bandung. Foto/Satpol PP Kota Bandung
A
A
A
BANDUNG - Para pedagang yang terhimpun dalam Himpunan Pedagang Pasar Baru Bandung (HP2B) membatalkan aksi yang semula akan digelar pada Selasa 2 Juni 2020.
Sejumlah pertimbangan menyebabkan aksi tersebut batal digelar. Salah satunya, karena saat ini Kota Bandung masih dalam status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional.
Sebelumnya beredar informasi di media sosial dan platform pesan singkat, bahwa anggota HP2B dan pedagang bakal menggelar aksi pada Selasa 2 Juni 2020 pukul 10.00 WIB di depan Pasar Baru Trade Center, Jalan Otto Iskandardinata (Ottis).
Aksi penyampaian aspirasi para pedagang tersebut mengusung tema, "Buka Aktivitas Ekonomi di Bandung Berjalan Normal dengan Standar COVID-19"
Ketua HP2B Iwan Suhermawan mengatakan, Polda Jabar dan Polrestabes Bandung tak mengeluarkan izin aksi bagi HP2B. "Terkait aksi, malam tadi saya rapat dengan Polda Jabar dan Kasat Intelkam. Karena tidak keluar surat izin untuk mengemukakan pendapat di muka umum, jadi kami membatalkan aksi hari Selasa nanti," kata Iwan kepada wartawan, Sabtu (30/5/2020).
Sejumlah pertimbangan menyebabkan aksi tersebut batal digelar. Salah satunya, karena saat ini Kota Bandung masih dalam status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional.
Sebelumnya beredar informasi di media sosial dan platform pesan singkat, bahwa anggota HP2B dan pedagang bakal menggelar aksi pada Selasa 2 Juni 2020 pukul 10.00 WIB di depan Pasar Baru Trade Center, Jalan Otto Iskandardinata (Ottis).
Aksi penyampaian aspirasi para pedagang tersebut mengusung tema, "Buka Aktivitas Ekonomi di Bandung Berjalan Normal dengan Standar COVID-19"
Ketua HP2B Iwan Suhermawan mengatakan, Polda Jabar dan Polrestabes Bandung tak mengeluarkan izin aksi bagi HP2B. "Terkait aksi, malam tadi saya rapat dengan Polda Jabar dan Kasat Intelkam. Karena tidak keluar surat izin untuk mengemukakan pendapat di muka umum, jadi kami membatalkan aksi hari Selasa nanti," kata Iwan kepada wartawan, Sabtu (30/5/2020).
Lihat Juga :