Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Polisi Sita 9 Rakit
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 19:10 WIB
loading...
Polisi merazia Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Riau. Foto/Ist.
A
A
A
PEKANBARU - Polisi menggerebek Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Riau. Sejumlah alat untuk penambangan ilegal tersebut disita petugas, untuk dijadikan barang bukti.
Baca juga: Gerebek Lokasi PETI, Pelaku Kocar-kacir Kabur ke Dalam Kebun
Razia penambangan emas tersebut, menyasar wilayah Desa Seberang Pulau Busuk, Inuman, Cerenti. Dalam operasi ini sebanyak sembilan alat penambang emas diamankan. "Operasi kita lakukan bersama Polsek Cerenti. Sembilan rakit dan alat lainnya untuk menambang kita musnahkan," kata Kapolres Kuansing, AKBP Rendra, Jumat (27/08/2021).
Dia menjelaskan operasi besar-besaran terhadap penambangan emas ilegal ini dilakukan, setelah mendapat informasi terkait kembali terjadi penambangan liar. Polisi pun melakukan penyelidikan.
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Ditelanjangi dan Dibunuh, Polisi Kantongi Bukti Kuat
Namun sayang, saat digelar razia polisi belum berhasil menangkap pelaku penambangan emas. "Saat petugas di lokasi, pelaku sudah melarikan diri. Mereka kabur di hutan dan perkebunan," imbuhnya.
Baca juga: Telanjangi Siswinya di Ruang UKS, Kepala Sekolah di Bali Dipenjara 15 Tahun
Aktivitas PETI meresahkan karena mencemari lingkungan. Kegiatan ilegal ini sudah berlangsung cukup lama. Sudah banyak korban meninggal dunia saat melakukan aktivitas penambangan. Beberapa kali, pelaku PETI juga melakukan perlawanan saat petugas melakukan operasi penertiban.
Baca juga: Gerebek Lokasi PETI, Pelaku Kocar-kacir Kabur ke Dalam Kebun
Razia penambangan emas tersebut, menyasar wilayah Desa Seberang Pulau Busuk, Inuman, Cerenti. Dalam operasi ini sebanyak sembilan alat penambang emas diamankan. "Operasi kita lakukan bersama Polsek Cerenti. Sembilan rakit dan alat lainnya untuk menambang kita musnahkan," kata Kapolres Kuansing, AKBP Rendra, Jumat (27/08/2021).
Dia menjelaskan operasi besar-besaran terhadap penambangan emas ilegal ini dilakukan, setelah mendapat informasi terkait kembali terjadi penambangan liar. Polisi pun melakukan penyelidikan.
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Ditelanjangi dan Dibunuh, Polisi Kantongi Bukti Kuat
Namun sayang, saat digelar razia polisi belum berhasil menangkap pelaku penambangan emas. "Saat petugas di lokasi, pelaku sudah melarikan diri. Mereka kabur di hutan dan perkebunan," imbuhnya.
Baca juga: Telanjangi Siswinya di Ruang UKS, Kepala Sekolah di Bali Dipenjara 15 Tahun
Aktivitas PETI meresahkan karena mencemari lingkungan. Kegiatan ilegal ini sudah berlangsung cukup lama. Sudah banyak korban meninggal dunia saat melakukan aktivitas penambangan. Beberapa kali, pelaku PETI juga melakukan perlawanan saat petugas melakukan operasi penertiban.
(eyt)
Lihat Juga :