Hadapi Pemudik, Tiap Desa di Jatim Wajib Siapkan Ruang Observasi
Selasa, 21 April 2020 - 14:43 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim, Jonathan Judianto menambahkan, pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap pendatang maupun barang yang masuk ke Jatim. Pengecekan dilakukan di check point pada pintu masuk kabupaten dan kota dan pintu masuk desa. Check point tersebut juga disiapkan stasiun kereta api, terminal bus tipe B, serta terminal bus tipe A yang dikelola oleh pemerintah pusat. “Pengecekan kami lakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan pemudik,” katanya.
Jika kondisinya sehat, lanjut Jonathan, pemudik dapat melakukan isolasi mandiri di tempat tinggalnya masing-masing. Jika kondisi rumah orang tersebut tidak memadai, bisa menggunakan ruang observasi di masing-masing desa atau kelurahan setempat. Sebaliknya, jika pemudik dalam kondisi sakit serta memiliki gejala pneumonia akan dirujuk ke rumah sakit. "Kami memiliki 85 rumah sakit rujukan corona di Jawa Timur," tandasnya.
Disisi lain, Polda Jatim mendirikan sebanyak 114 Posko Mudik Lebaran. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menjelaskan, posko ini memiliki sejumlah perlengkapan dalam mencegah meluasnya COVID-19. Sebanyak 114 posko tersebut tersebar di sejumlah titik. Terutama diterminal-terminal, di stasiun, bandara, pelabuhan dan pintu masuk. Di posko tersebut, akan dilakukan sejumlah pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang pulang kampung.
“Posko ini merupakan gabungan lintas lembaga. Ada TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, lengkap. Ada juga ambulance, ada tabung oksigen dan lainnya disiapkan mengantisipasi arus mudik,” katanya.
Jika kondisinya sehat, lanjut Jonathan, pemudik dapat melakukan isolasi mandiri di tempat tinggalnya masing-masing. Jika kondisi rumah orang tersebut tidak memadai, bisa menggunakan ruang observasi di masing-masing desa atau kelurahan setempat. Sebaliknya, jika pemudik dalam kondisi sakit serta memiliki gejala pneumonia akan dirujuk ke rumah sakit. "Kami memiliki 85 rumah sakit rujukan corona di Jawa Timur," tandasnya.
Disisi lain, Polda Jatim mendirikan sebanyak 114 Posko Mudik Lebaran. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menjelaskan, posko ini memiliki sejumlah perlengkapan dalam mencegah meluasnya COVID-19. Sebanyak 114 posko tersebut tersebar di sejumlah titik. Terutama diterminal-terminal, di stasiun, bandara, pelabuhan dan pintu masuk. Di posko tersebut, akan dilakukan sejumlah pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang pulang kampung.
“Posko ini merupakan gabungan lintas lembaga. Ada TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, lengkap. Ada juga ambulance, ada tabung oksigen dan lainnya disiapkan mengantisipasi arus mudik,” katanya.
(shf)
Lihat Juga :