Pembelajaran Jarak Jauh Akibat Pandemi COVID-19 Berdampak pada Kualitas Generasi Bangsa

Jum'at, 27 Agustus 2021 - 00:24 WIB
loading...
A A A
Untuk mensiasati agar peserta didik tidak ketinggalan materi, semua guru SMP Khadijah diwajibkan mengunggah materi mata pelajaran ke kanal Youtube. Sehingga siswa yang tidak bisa hadir bisa mengaksesnya.

Meski PPJ berjalan, ternyata belajar daring tersebut belum cukup mampu menggantikan sakralnya belajar secara tatap muka. Dimana interaksi antara guru dengan peserta didik, antara siswa dengan siswa lainnya terjadi. Aroma kentalnya silaturahmi begitu hangat. "Tapi mau gimana lagi. Demi keamanan dan keselamatan maka kita mau tidak mau harus menjalankan," ucapnya.

Baca juga: Haul Akbar Sunan Abinowo Dilarang, Akses Menuju Masjid Dijaga Ketat Petugas Gabungan

Niyah, sapaan akrab Rif'ah Nuroniya ini menuturkan, selain terpangkasnya kurikulum dan hilangnya silaturahmi, pembelajaran daring juga menggerus tingkat kedisiplinan baik Guru maupun peserta didik. Peserta didik SMP yang jumlahnya mencapai 460 orang, seringkali fokusnya terpecah saat guru menyampaikan materi sekolah. Di sisi lain, Gurupun terkadang susah dikontrol jika mengajar dari rumah.

"Kalau daring, apalagi siswa SD dan SMP sulit fokus. Perhatian masih mudah teralihkan dan menjenuhkan. Kalau di kelas, meski jenuh masih bisa ketemu teman-temannya, bisa ke kantin dan main-main bersama temannya. Kalau daring, kadang tampilan video dikasih foto yang didiamkan kita juga gak tahu sedang apa siswanya," tegasnya. Belum lagi jika jaringan internet bermasalah, maka otomatis materi yang disampaikan guru tidak utuh.

Alumnus Magister Psikologi Universitas Surabaya ini berharap, meski guru dan siswa SMP Khadijah bisa bertahan selama pandemi COVID-19, namun ia tetap menginginkan kran Pembelajaran Tatap Muka (PTM) segera dibuka, mengingat selama ini banyak hak-hak peserta didik terkikis. Tiga kurikulum unggulan yang terdiri dari Kurikulum Nasional, Kurikulum Cambridge International Examinations (CIE) dan Kurikulum Agama selama pandemi ini tidak bisa diberikan maksimal.

"Unggulan kami salah satunya di bidang agama adalah Ta'limul Al-Quran yang sudah terverifikasi. Jadi selama tiga tahun siswa minimal hafal dua juzz. Alhamdulillah kemarin ada yang hafal 7-10 juzz," terangnya.

Baca juga: Satpol PP Gresik Tiba-tiba Gerebek Toko Alat Listrik, Ada Apa?

Rif'ah Nuroniya kawatir, jika proses belajar mengajar terus dilakukan secara daring maka kualitas hafalan siswa menurun, karena tidak bisa drilling. "Kesulitannya disitu. Tidak hanya di tartil Al-Quran saja terjadi learning loss, tapi mapel lain juga sama. Saya kawatir kualitas menurun, itu tidak bisa dipungkiri," tegasnya. Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi salah satu pendidikan karakter, dan penyaluran minat bakat siswa praktis berhenti.

"Harapan kami segera PTM, karena dengan PTM kita bisa ketemu secara fisik dengan peserta didik. Pembentukan karakter, pengawalannya mudah dan anak-anak bisa sosialisasi. Itu yang penting yang mempengaruhi faktor psikologi siswa. Pendidikan karakter seperti ibadah, kalau tidak ketemu juga susah," tuturnya.

Ia meyakinkan, jika PTM digelar sekolah sudah siap dengan protokol kesehatan ketat. Skema pembelajaranpun sudah diatur sedemikian rupa sejak akhir tahun lalu. "Issue-issue PTM selama ini sering. Namun terus di tunda. Padahal kita sudah siapkan prokes dan skema belajar mengajarnya agar tidak terjadi klaster COVID-19 di sekolah. Mudah-mudahan kalau memang PTM ya memang benar dilaksanakan. Kita kan bisa mengatur bagaimana strateginya. Kan sekolah juga tidak sembrono," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov Jakarta Putuskan...
Pemprov Jakarta Putuskan PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
Sekolah Online di Jakarta...
Sekolah Online di Jakarta hingga 28 Januari 2026, Pramono: Jika Senin Cerah Maka Sekolah Normal
Dikepung Banjir, Sekolah...
Dikepung Banjir, Sekolah di Jakarta Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh
SDN Kalibaru 01 Terapkan...
SDN Kalibaru 01 Terapkan PJJ Sementara usai Insiden Mobil MBG Tabrak Sejumlah Siswa
Ledakan SMAN 72 Jakarta,...
Ledakan SMAN 72 Jakarta, Sekolah Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh Mulai Senin
Terapkan PJJ Akibat...
Terapkan PJJ Akibat Kabut Asap, Pemkot Jambi Imbau Masyarakat Kurangi Aktivitas Luar Ruang
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Sekolah Daring Batal,...
Sekolah Daring Batal, DPR: Hemat Boleh, tapi Pendidikan Tidak Boleh Ikut Dikorbankan
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
Rekomendasi
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
Sempat Diragukan, Menhaj...
Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Berita Terkini
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
Menteri LH Bocorkan...
Menteri LH Bocorkan Potensi 'Harta Karun' Perdagangan Karbon, Bantar Gebang Jadi Contoh
Koops TNI Habema Ungkap...
Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Asosiasi Kepala Desa...
Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia di NTB Dukung MBG Diperluas hingga Pelosok
Infografis
Target Angkatan Udara...
Target Angkatan Udara Jarak Jauh Rusia pada 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved