Masih Jauh dari Target, Baru 6 Ribu Penyandang Disabilitas Disuntik Vaksin COVID-19
Selasa, 24 Agustus 2021 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A
"Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas dilakukan dengan memperhatikan jenis kedisabilitasan dan dapat divaksin di sentra vaksin yang ada di Jabar serta fasilitas kesehatan masyarakat," jelasnya.
Lebih lanjut Dodo mengatakan, Pemprov Jabar menerapkan prinsip vaksin untuk semua. Menurutnya, penyandang disabilitas termasuk kelompok rawan terpapar COVID-19. Oleh karena itu, vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas terus dilakukan.
Guna mempercepat vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitasi, kata Dodo, pihaknya juga intens berkoordinasi dengan Satgas Penanganan COVID-19 Jabar dan pemerintah daerah kabupaten/kota di Jabar.
Selain itu, tambah Dodo, Dinas Kesehatan di kabupaten/kota di Jabar juga terus menambah tempat penyuntikan vaksin COVID-19 bagi penyandang disabilitas, baik di SLB-SLB maupun puskesmas.
"Dengan adanya vaksinasi bagi penyandang disabilitas diharapkan dapat mencegah penyebaran COVID-19 dan melindungi penyandang disabilitas dari COVID-19. Selanjutnya, agar penyandang disabilitas dapat bekerja dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Lebih lanjut Dodo mengatakan, Pemprov Jabar menerapkan prinsip vaksin untuk semua. Menurutnya, penyandang disabilitas termasuk kelompok rawan terpapar COVID-19. Oleh karena itu, vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas terus dilakukan.
Guna mempercepat vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitasi, kata Dodo, pihaknya juga intens berkoordinasi dengan Satgas Penanganan COVID-19 Jabar dan pemerintah daerah kabupaten/kota di Jabar.
Selain itu, tambah Dodo, Dinas Kesehatan di kabupaten/kota di Jabar juga terus menambah tempat penyuntikan vaksin COVID-19 bagi penyandang disabilitas, baik di SLB-SLB maupun puskesmas.
"Dengan adanya vaksinasi bagi penyandang disabilitas diharapkan dapat mencegah penyebaran COVID-19 dan melindungi penyandang disabilitas dari COVID-19. Selanjutnya, agar penyandang disabilitas dapat bekerja dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," katanya.
(msd)
Lihat Juga :