Kisah Pria asal Lampung, Pernah Terlilit Utang Miliaran Kini Sukses di Bisnis Digital
Minggu, 22 Agustus 2021 - 06:48 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Kesaktian Eyang Bintulu Aji, Sang Pamomong Wahyu Keraton Mataram
Masuk SMP ia pun mewujudkan harapannya. Fepto mulai berbisnis saldo game dan kripto. Hasilnya, dia sudah bisa mandiri dan bisa mengisi paket internet sendiri tanpa meminta ke orang tua. Berbisnis kuota ini bahkan dijalankannya hingga masuk ke bangku SMK.
Nah, di saat SMK itulah Fepto semakin mantap mengasah skill oprek-opreknya untuk diimplementasikan ke salah satu provider. Hasilnya memuaskan, sebab produknya kemudian bisa laku keras. Dalam satu bulan, ia bisa mendulang omzet antara Rp30–50 juta. Bahkan, Fepto pun mampu mempekerjakan 7 karyawan.
"Kebijakan 1 SIM-card 1 KTP mengubah bisnis saya. Bisnis kuota saya gulung tikar. Seluruh karyawan diberhentikan," sebutnya.
Fepto memulai kembali bisnisnya dari nol. Lulus sekolah, dia membangun perusahaan yang bergerak di bidang cryptocurrency. Satu tahun berjalan, hasilnya pun mulai didapat. Omzetnya bahkan telah menyentuh nominal miliaran. Namun, lagi-lagi ujian belum berakhir.
Masuk SMP ia pun mewujudkan harapannya. Fepto mulai berbisnis saldo game dan kripto. Hasilnya, dia sudah bisa mandiri dan bisa mengisi paket internet sendiri tanpa meminta ke orang tua. Berbisnis kuota ini bahkan dijalankannya hingga masuk ke bangku SMK.
Nah, di saat SMK itulah Fepto semakin mantap mengasah skill oprek-opreknya untuk diimplementasikan ke salah satu provider. Hasilnya memuaskan, sebab produknya kemudian bisa laku keras. Dalam satu bulan, ia bisa mendulang omzet antara Rp30–50 juta. Bahkan, Fepto pun mampu mempekerjakan 7 karyawan.
"Kebijakan 1 SIM-card 1 KTP mengubah bisnis saya. Bisnis kuota saya gulung tikar. Seluruh karyawan diberhentikan," sebutnya.
Fepto memulai kembali bisnisnya dari nol. Lulus sekolah, dia membangun perusahaan yang bergerak di bidang cryptocurrency. Satu tahun berjalan, hasilnya pun mulai didapat. Omzetnya bahkan telah menyentuh nominal miliaran. Namun, lagi-lagi ujian belum berakhir.
Lihat Juga :