Covid-19 Bikin Sekarat Pabrik Rokok di Tulungagung
Jum'at, 29 Mei 2020 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
Diduga karena imbas banyaknya buruh pabrik rokok yang terinfeksi Covid-19, perusahaan rokok juga kesulitan menjual produk ke masyarakat. "Penurunan 30 persen. Dari 100 bal per hari menjadi 60 bal," terang Purwanto. Meski tetap beroperasi, Purwanto menegaskan perusahaan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat di lingkungan pabrik.
Suhu badan setiap buruh yang hendak masuk pabrik dicek dengan thermal gun. Selain itu juga dilakukan penyemprotan desinfektan, menerapkan physical distancing termasuk mengenakan masker selama produksi. "Seribu persen kami belajar menerapkan itu (protokol kesehatan) agar pekerja bisa bekerja dengan tenang, kami sendiri (selaku pelaku usaha) juga tenang," papar Purwanto.
Dalam kesempatan itu Purwanto juga mengatakan pekerja yang masuk kerja saat ini semuanya warga Tulungagung. Sebab pekerja yang berasal dari Kediri masih libur karena acara kupatan. "Semua yang menjalani aktivitas sudah menjalani tes kesehatan dan semuanya dinyatakan sehat," pungkas Purwanto.
Sementara pihak Polres Tulungagung bersama dinas kesehatan dan dinas tenaga kerja sempat mengecek lokasi pabrik rokok. Menurut Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, manajemen pabrik sudah menjalankan protokol kesehatan.
Pihak pabrik juga sudah melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para pekerja dan hasilnya semua sehat. "Ini bentuk kepedulian kita terhadap penanggulangan Covid-19 di Tulungagung, "ujar Eva Guna Pandia.
Suhu badan setiap buruh yang hendak masuk pabrik dicek dengan thermal gun. Selain itu juga dilakukan penyemprotan desinfektan, menerapkan physical distancing termasuk mengenakan masker selama produksi. "Seribu persen kami belajar menerapkan itu (protokol kesehatan) agar pekerja bisa bekerja dengan tenang, kami sendiri (selaku pelaku usaha) juga tenang," papar Purwanto.
Dalam kesempatan itu Purwanto juga mengatakan pekerja yang masuk kerja saat ini semuanya warga Tulungagung. Sebab pekerja yang berasal dari Kediri masih libur karena acara kupatan. "Semua yang menjalani aktivitas sudah menjalani tes kesehatan dan semuanya dinyatakan sehat," pungkas Purwanto.
Sementara pihak Polres Tulungagung bersama dinas kesehatan dan dinas tenaga kerja sempat mengecek lokasi pabrik rokok. Menurut Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, manajemen pabrik sudah menjalankan protokol kesehatan.
Pihak pabrik juga sudah melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para pekerja dan hasilnya semua sehat. "Ini bentuk kepedulian kita terhadap penanggulangan Covid-19 di Tulungagung, "ujar Eva Guna Pandia.
(msd)
Lihat Juga :