Pandemi Belum Berakhir, Pemkot Mojokerto Perpanjang Kebijakan Belajar di Rumah
Jum'at, 29 Mei 2020 - 18:14 WIB
loading...
A
A
A
"Karena sebentar lagi juga ada kenaikan kelas dan kelulusan, maka untuk pelepasan siswa tidak dilakukan dengan cara mengumpulkan banyak orang. Bisa melalui online atau surat kelulusan dikirimkan menggunakan jasa pengiriman. Begitu juga dengan pembagian rapor," imbuhnya.
Selain itu, Amin juga menekankan agar pihak sekolah agar segera bersiap jika nantinya proses belajar di rumah imbas pandemi virus Corona ini diakhiri. Yakni dengan menerapkan pola hidup bersih di sekolah atau lembaga pendidikan. Diantaranya penyiapan sarana kebersihan dan memaksimalkan fungsi usaha kesehatan sekolah atau madrasah.
"Fasilitas lain yang perlu disiapkan diantaranya tempat cuci tangan dengan air mengalir, kemudian penataan tempat duduk standart protokol kesehatan, masker, thermal gun serta beberapa kelengkapan lainnya. Karena nantinya semuanya wajib mematuhi protokol kesehatan," terang Amin.
Kendati demikian, Amin Wachid sendiri mengaku belum mengetahui sampai kapan perpanjangan kebijakan belajar di rumah bagi siswa PAUD, TK, SD, hingga SMP ini akan dilangsungkan. Amin menyatakan bakal terus akan melakukan koordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto.
"Proses belajar mengajar di satuan pendidikan akan segera diberitahukan kemudian, dengan memperhatikan perkembangan situasi dan arahan lanjut dari Wali Kota Mojokerto," tandas birokrat yang pernah menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto ini
Selain itu, Amin juga menekankan agar pihak sekolah agar segera bersiap jika nantinya proses belajar di rumah imbas pandemi virus Corona ini diakhiri. Yakni dengan menerapkan pola hidup bersih di sekolah atau lembaga pendidikan. Diantaranya penyiapan sarana kebersihan dan memaksimalkan fungsi usaha kesehatan sekolah atau madrasah.
"Fasilitas lain yang perlu disiapkan diantaranya tempat cuci tangan dengan air mengalir, kemudian penataan tempat duduk standart protokol kesehatan, masker, thermal gun serta beberapa kelengkapan lainnya. Karena nantinya semuanya wajib mematuhi protokol kesehatan," terang Amin.
Kendati demikian, Amin Wachid sendiri mengaku belum mengetahui sampai kapan perpanjangan kebijakan belajar di rumah bagi siswa PAUD, TK, SD, hingga SMP ini akan dilangsungkan. Amin menyatakan bakal terus akan melakukan koordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto.
"Proses belajar mengajar di satuan pendidikan akan segera diberitahukan kemudian, dengan memperhatikan perkembangan situasi dan arahan lanjut dari Wali Kota Mojokerto," tandas birokrat yang pernah menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto ini
(msd)
Lihat Juga :