Road Show Virtual, Gus Muhaimin Serap Aspirasi Tokoh Masyarakat Sulsel
Kamis, 19 Agustus 2021 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Tim Pengawas Penanggulangan Bencana Covid-19 DPR RI itu menyampaikan bahwa roadshow politik dengan masyarakat Sulawesi sudah direncanakan jauh-jauh hari. Namun karena Pandemi meningkat jadi diundur sementara. Ketua Umum DPP PKB itu juga menyampaikan tiga target dalam Roadshow Politik Kesejahteraan ini. Pertama soal politik kesejahteraan politik yang inklusif.
“Kita perlu menjelaskan apa sih politik kesejahteraan itu. Beberapa hal menyangkut politik kesejahteraan adalah strategi pembangunan yang inklusif yang bertujuan menyampaikan seluruh target dan pembangunan dengan fokus utamanya adalah kesejahteraan,” lanjutnya.
Baca Juga: Sowan ke Ketua KPKBB, Hengki Beri Bantuan Sembako Warga Terimbas PPKM
Dia menjelaskan, setiap kebijakan di dalam politik kesejahteraan inklusif adalah proses yang melibatkan semua pihak dengan terbuka dan demokrasi. Contoh kasus misalnya, ketika satu tahun pertama penanganan Covid-19 Pemerintah memang satu-satunya harapan dan tumpuan agar mengatasi masalah itu dan tentu saja Pemerintah bergerak. Semua fokus pada penanganan Pandemi Covid-19 dengan berbagai ikhtiar dan upaya.
Meskipun segala upaya telah diupayakan tetapi mengalami banyak kendala dan hambatan. Salah satunya adalah keterbatasan dan keterlibatan kampus, tokoh, kekuatan kultural yang ada.
“Kita perlu menjelaskan apa sih politik kesejahteraan itu. Beberapa hal menyangkut politik kesejahteraan adalah strategi pembangunan yang inklusif yang bertujuan menyampaikan seluruh target dan pembangunan dengan fokus utamanya adalah kesejahteraan,” lanjutnya.
Baca Juga: Sowan ke Ketua KPKBB, Hengki Beri Bantuan Sembako Warga Terimbas PPKM
Dia menjelaskan, setiap kebijakan di dalam politik kesejahteraan inklusif adalah proses yang melibatkan semua pihak dengan terbuka dan demokrasi. Contoh kasus misalnya, ketika satu tahun pertama penanganan Covid-19 Pemerintah memang satu-satunya harapan dan tumpuan agar mengatasi masalah itu dan tentu saja Pemerintah bergerak. Semua fokus pada penanganan Pandemi Covid-19 dengan berbagai ikhtiar dan upaya.
Meskipun segala upaya telah diupayakan tetapi mengalami banyak kendala dan hambatan. Salah satunya adalah keterbatasan dan keterlibatan kampus, tokoh, kekuatan kultural yang ada.
Lihat Juga :