Pasien Isoman di Pangkep Keluhkan Tak Diberi Vitamin dan Obat

Kamis, 19 Agustus 2021 - 17:22 WIB
loading...
A A A
"Bagaimana ini, beliau dilarang keluar tapi tidak ada perhatian, tidak pernah diberi vitamin. Cuma dilarang keluar saja," lanjutnya.

Persoalan lain yang dihadapi pasien, kata Subhan yaitu tak ada pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui apakah pasien sudah negatif dari Covid-19 atau belum. Menurutnya, meski bapaknya sudah dua pekan lebih isolasi mandiri, namun belum berani keluar rumah.

"Kami tidak enak sama masyarakat kalau keluar rumah. Nanti dianggap sebarkan virus karena belum ada bukti kalau sudah negatif," ucapnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pangkep , dr Annas Ahmad membenarkan jika tidak ada obat maupun vitamin untuk pasien yang isoman. "Nda ada," jawabnya singkat.

Sementara untuk pemeriksaan pasien, Annas menjelaskan, pasien yang isoman rata-rata tanpa gejala sampai ringan. Sesuai protap pasien menjalani isolasi selama 10 hari ditambah tiga hari bebas gejala. Setelah itu tanpa swab kontrol sudah dinyatakan sembuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
264 Petugas Pemilu 2024...
264 Petugas Pemilu 2024 di Pangkep Sulsel Tumbang, Ini Penyebabnya
1 Jamaah Haji Kota Madiun...
1 Jamaah Haji Kota Madiun Positif COVID-19, 90 Orang Wajib Isolasi Mandiri
Sonya Fatmala Positif...
Sonya Fatmala Positif COVID-19, Kini Sedang Jalani Isolasi
Kasus COVID-19 di Majalengka...
Kasus COVID-19 di Majalengka Tersisa 5 Orang, 3 Isoman
Omicron Terus Mengancam,...
Omicron Terus Mengancam, ITS Sediakan Ruangan Isolasi Mandiri
Gubernur Riau Syamsuar...
Gubernur Riau Syamsuar Kembali Dinyatakan Positif COVID-19
Kasus Covid-19 di Kabupaten...
Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Jadi 50, Dinkes: Isolasi Mandiri Aja
Pertama di Indonesia,...
Pertama di Indonesia, Jambore Geopark Digelar di Maros-Pangkep
Masih Tersedia, Begini...
Masih Tersedia, Begini Cara Dapat Obat Covid Gratis di Apotek via Telemedisin
Rekomendasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved