76 Tahun Indonesia Merdeka, 3 Perempuan di Rembang Hidup Memprihatinkan di Tengah Hutan
Selasa, 17 Agustus 2021 - 09:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Merah Putih Berkibar di Antara Megahnya Terumbu Karang Laut Wakatobi
Sampai di kawasan Banyubang-Ngotoko, rumah sederhana yang ditempati Rumpi, sangat menarik perhatian. Rumah berdinding bambu itu, posisinya terpisah dari permukiman penduduk. Rumah ini menyendiri di dataran rendah, berhimpitan dengan lebatnya pohon jati.
Rumah berlantaikan tanah ini ditempati Rumpi, bersama anak dan ibunya. Wanita berusia 43 tahun tersebut berprofesi sebagai pencari kayu bakar atau rencek di dalam hutan. Setelah kayu terkumpul banyak, kemudian diambil oleh pengepul. Satu truk kayu bakar dihargai Rp600 ribu.
Ia mengaku melakoni pekerjaan berat itu, karena tidak ada pekerjaan lain. "Ya buat belanja kebutuhan hidup uangnya. Hari ini tidak ada pekerjaan, selain cari kayu bakar dan merumput untuk pakan ternak," ungkapnya, Selasa (17/8/2021).
Sampai di kawasan Banyubang-Ngotoko, rumah sederhana yang ditempati Rumpi, sangat menarik perhatian. Rumah berdinding bambu itu, posisinya terpisah dari permukiman penduduk. Rumah ini menyendiri di dataran rendah, berhimpitan dengan lebatnya pohon jati.
Rumah berlantaikan tanah ini ditempati Rumpi, bersama anak dan ibunya. Wanita berusia 43 tahun tersebut berprofesi sebagai pencari kayu bakar atau rencek di dalam hutan. Setelah kayu terkumpul banyak, kemudian diambil oleh pengepul. Satu truk kayu bakar dihargai Rp600 ribu.
Ia mengaku melakoni pekerjaan berat itu, karena tidak ada pekerjaan lain. "Ya buat belanja kebutuhan hidup uangnya. Hari ini tidak ada pekerjaan, selain cari kayu bakar dan merumput untuk pakan ternak," ungkapnya, Selasa (17/8/2021).

Lihat Juga :