Gotong Royong Tangani COVID-19, Kadin Indonesia Sumbangkan 41 Ton Oksigen Cair untuk Pemprov Jatim
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 00:30 WIB
loading...
Kadin Indonesia menyerahkan bantuan kepada Pemprov Jatim berupa 41 ton oksigen cair, 500 tabung oksigen 6 m3 dan 200 regulator ke Pemprov Jatim.
A
A
A
SURABAYA - Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia menyerahkan bantuan kepada Pemprov Jatim berupa 41 ton oksigen cair, 500 tabung oksigen 6 m3 dan 200 regulator. Bantuan yang diserahkan Wakil Ketua Umum Bidang Kelautan dan Perikanan Kadin Indonesia Joseph Pangalila dan diterima Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya.
Tampak dua truk tangki besar mengangkut isotank berisi oksigen cair dan satu kontainer mengangkut tabung oksigen dan regulator. Seusai menerima bantuan, Khofifah mengapresiasi atas bantuan oksigen cair beserta tabung oksigen dan regulator dari Kadin Indonesia dalam rangka gotong royong menangani COVID-19 di Jatim.
“Bantuan ini sejalan dengan upaya Pemprov Jatim untuk memaksimalkan kebutuhan oksigen bagi masyarakat yang berada di layanan isolasi terpusat (isoter),” katanya, Jumat (13/8/2021).
Baca juga: Pamit Beli Tali, Lansia Tulungagung Ditemukan Tergantung di Atas Pohon Durian
Khofifah menjelaskan, salah satu fokus Pemprov Jatim saat ini adalah bagi pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) diharapkan dapat dievakuasi ke isoter. Sebab dikhawatirkan jika pasien terkonfirmasi COVID-19 melakukan isoman tidak tersupply kebutuhan layanan kesehatannya. Utamanya, terkait kebutuhan oksigen dan layanan medik lainnya.
Tampak dua truk tangki besar mengangkut isotank berisi oksigen cair dan satu kontainer mengangkut tabung oksigen dan regulator. Seusai menerima bantuan, Khofifah mengapresiasi atas bantuan oksigen cair beserta tabung oksigen dan regulator dari Kadin Indonesia dalam rangka gotong royong menangani COVID-19 di Jatim.
“Bantuan ini sejalan dengan upaya Pemprov Jatim untuk memaksimalkan kebutuhan oksigen bagi masyarakat yang berada di layanan isolasi terpusat (isoter),” katanya, Jumat (13/8/2021).
Baca juga: Pamit Beli Tali, Lansia Tulungagung Ditemukan Tergantung di Atas Pohon Durian
Khofifah menjelaskan, salah satu fokus Pemprov Jatim saat ini adalah bagi pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) diharapkan dapat dievakuasi ke isoter. Sebab dikhawatirkan jika pasien terkonfirmasi COVID-19 melakukan isoman tidak tersupply kebutuhan layanan kesehatannya. Utamanya, terkait kebutuhan oksigen dan layanan medik lainnya.
Lihat Juga :