Dugaan Korupsi BOK Dinkes, Bendahara Hingga Plt Kadinkes Diperiksa
Jum'at, 29 Mei 2020 - 09:38 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pemeriksaan, Berry menjelaskan bahwa pihaknya memeriksa pengurangan anggaran yang dilakukan dalam penyaluran anggaran yang terjadi di setiap Puskemas di Kabupaten Bulukumba. Dimana jumlah yang disalurkan tidak sebanding dengan jumlah pertanggungjawaban.
"Misalnya, dialokasikan anggaran sebesar Rp950 juta tetapi yang disalurkan ke Puskesmas hanya Rp650 juta. Nah ini yang kita liat, kenapa tidak transparan," jelasnya lagi.
Diketahui, dari Rp17 miliar dana BOK, Dinkes kebagian Rp2 miliar dan Rp15 miliar lainnya disalurkan ke Puskesmas. Hanya saja, penyaluran yang dilakukan diduga tidak sesuai dan hanya terdapat Rp10 miliar yang tersalurkan, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian negara mencapai Rp4 miliar. Hal itu juga dikuatkan masing-masing Puskesmas tidak memperlihatkan bukti-bukti penggunaan sesuai dana yang tertera.
"Ada dugaan distribusi dana BOK ke masing-masing Puskesmas, tidak sesuai dengan jumlah yang tertera," kata Kapolres Bulukumba AKBP Gany Alamsyah Hatta.
Baca Juga: Polisi Periksa Kadis Sosial Bulukumba Terkait Bantuan Covid-19
"Misalnya, dialokasikan anggaran sebesar Rp950 juta tetapi yang disalurkan ke Puskesmas hanya Rp650 juta. Nah ini yang kita liat, kenapa tidak transparan," jelasnya lagi.
Diketahui, dari Rp17 miliar dana BOK, Dinkes kebagian Rp2 miliar dan Rp15 miliar lainnya disalurkan ke Puskesmas. Hanya saja, penyaluran yang dilakukan diduga tidak sesuai dan hanya terdapat Rp10 miliar yang tersalurkan, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian negara mencapai Rp4 miliar. Hal itu juga dikuatkan masing-masing Puskesmas tidak memperlihatkan bukti-bukti penggunaan sesuai dana yang tertera.
"Ada dugaan distribusi dana BOK ke masing-masing Puskesmas, tidak sesuai dengan jumlah yang tertera," kata Kapolres Bulukumba AKBP Gany Alamsyah Hatta.
Baca Juga: Polisi Periksa Kadis Sosial Bulukumba Terkait Bantuan Covid-19
(agn)
Lihat Juga :